Bejat! Ayah Tiri di Tulungagung Tega Hamili Anaknya

Jumat, 09/10/2020 - 00:35
ilustrasi.net

ilustrasi.net

Klikwarta.com, Tulungagung – Sungguh bejat kelakuan ayah tiri yang tega menghamili anaknya yang masih berumur 13 tahun yang masih duduk di bangku SMP sampai hamil 7 bulan terakhir ini.

Seorang ayah tiri inisial SJ (48), warga Kecamatan Pucanglaban diamankan tim Satreskrim Polres Tulungagung lantaran diduga telah mencabuli anak tirinya yang masih berumur 13 tahun hingga hamil 7 bulan.

Kasat Reskrim Polres Tulungagung AKP Ardyan Yudo Setyantoro saat dikonfirmasi awak media membenarkan terkait penangkapan SJ tersebut.

“Di depan petugas SJ telah mengakui perbuatannya, dan korban saat ini tengah mengandung tujuh bulan. Kasus pencabulan ini telah ditangani Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Tulungagung,” terang Yudo, Kamis (08/10/2020).

Sebelum terungkap, bocah yang masih duduk di bangku SMP ini mengeluh karena sakit perut dan pernah di bawa ke bidan dan dokter, menurut keterangannya korban dinyatakan sakit lambung dan diberi obat. Meski demikian rasa sakit di perut korban tak kunjung sembuh.

Kemudian korban di bawa keluarganya ke tukang pijat. Dari situlah di peroleh keterangan bahwa korban telah hamil 7 bulan.

“Untuk lebih meyakinkanya, korban akhirnya dibawa ke salah satu rumah sakit di Kecamatan Ngunut. Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata korban dinyatakan positif hamil 7 bulan,” terang Yudo.

Dari kejadian tersebut kemudian korban di desak ibunya dan akhirnya mengakui jika pelakunya adalah ayah tirinya.

Saat ini SJ telah ditetapkan sebagai tersangka dan telah menjalani serangkaian pemeriksaan.

Dihadapan petugas SJ mengaku nekat melakukan perbuatan cabul karena tergiur kemolekan anak tirinya. Dalam melakukan aksinya, SJ ini selalu menggunakan bujuk rayu bahkan disertai ancaman.

Perbuatan tak senonoh tersebut dilakukan sejak bulan September 2019 hingga terakhir pada bulan Mei 2020.

“Pengakuannya, perbuatan tidak senonoh itu dilakukan sebulan sekali di rumah korban di Kecamatan Kalidawir, saat rumah dalam keadaan sepi,” tutup Yudo.

(Pewarta : Cristian)

Berita Terkait