Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Kota Kediri, Strategi Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha

Minggu, 24/05/2026 - 16:30
Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Kota Kediri

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Kota Kediri

Klikwarta.com, Kota Kediri - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengadakan pasar murah di halaman kantor kelurahan Semampir, Kota Kediri, Sabtu (23/5). Digelar menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H, kegiatan ini menjadi langkah nyata pengendalian inflasi sekaligus menyediakan sembako dengan harga terjangkau bagi warga.

Pasar murah yang merupakan titik ke-69 ini disambut antusias masyarakat Kota Kediri. Warga rela mengantre meski hujan deras mengguyur lokasi. Mereka tetap berdesakan sambil membawa payung dan jas hujan demi mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran.

Gubernur Khofifah menilai tingginya animo masyarakat membuktikan bahwa pasar murah masih diperlukan untuk menjaga keterjangkauan harga pangan, terutama menjelang Hari Raya Idul Adha.

“Menjelang Idul Adha, kita ingin masyarakat tenang karena stok bahan pokok tersedia, distribusi berjalan lancar, dan harga tetap terkendali. Karena itu pasar murah terus kita adakan agar masyarakat bisa memperoleh bahan pokok dengan harga yang terjangkau,” ujar Khofifah.

Adapun komoditas yang dijual di pasar murah rata-rata berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). Beras premium misalnya dibanderol Rp14.000 per kilogram dan beras medium SPHP Rp11.000 per kilogram.

Minyak goreng Minyakita dijual Rp13.000 per liter, sementara gula pasir Rp14.000 per kilogram. Telur ayam ras tersedia Rp22.000 per pack dan daging ayam ras Rp30.000 per pack.

Komoditas lain yang turut disediakan antara lain tepung terigu Rp10.000 per kilogram, bawang putih Rp6.000 per 250 gram, bawang merah Rp7.000 per 250 gram, serta paket cabai Rp5.000 per 200 gram.

Menurutnya, pasar murah menjadi salah satu instrumen efektif dalam mengendalikan inflasi karena menyediakan komoditas strategis dengan harga yang sudah disubsidi pemerintah dan lebih rendah dari harga pasar.

“Kita ingin memastikan masyarakat tidak terbebani lonjakan harga di awal tahun. Pasar murah ini juga kita gelar di titik-titik yang tidak berdekatan dengan pasar tradisional agar tidak mengganggu ekosistem pasar yang sudah berjalan,” tegasnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, pelaksanaan pasar murah dilakukan secara berkelanjutan dan saling melengkapi dengan program serupa yang digelar pemerintah kabupaten/kota di seluruh Jawa Timur.

“Wilayah Jawa Timur ini luas, maka kita saling melengkapi antara provinsi dan kabupaten/kota. Tujuannya satu, yakni mendekatkan akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok dengan harga terjangkau,” imbuhnya.

Pemprov Jatim, lanjutnya, juga memperkuat koordinasi dengan Bulog, pemerintah daerah, dan pelaku distribusi pangan guna menjaga kelancaran pasokan di seluruh wilayah.

“Yang paling penting, kebutuhan pokok harus mudah diakses masyarakat dan daya beli tetap terjaga,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa ketersediaan bahan pangan di Jatim dalam kondisi aman. Namun demikian, daya beli masyarakat tetap perlu dijaga melalui berbagai program afirmatif, salah satunya pasar murah.

“Sembako kita Insya Allah sangat cukup. Yang kita jaga adalah keterjangkauan harganya agar masyarakat bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan baik,” pungkasnya.

Sementara itu Maulidya, salah seorang warga Semampir, mengaku tetap datang ke lokasi pasar murah meski hujan deras karena harga kebutuhan pokok yang dijual lebih murah dibanding di pasaran.

“Tadi saya diantar suami ke sini, sekalian bawa anak juga. Hujan deras tapi tetap datang karena kebutuhan menjelang Iduladha banyak dan harganya di sini lebih murah. Terima kasih Bu Khofifah, sangat membantu,” ucapnya.

Diana warga Mojoroto juga menyampaikan sangat terbantu dengan adanya pasar murah. Ia mengaku sengaja datang lebih awal karena khawatir antrean semakin panjang.

“Jam 2 tadi saya sudah di sini. Memang sengaja lebih awal, takut tidak kebagian. Karena kalau beli di pasar beda harganya lumayan. Di sini, Rp25 ribu sudah bisa beli beras sama minyak. Murah pokoknya mas. Alhamdulillah sangat membantu, terima kasih bunda Khofifah,” katanya. (**)

Berita Terkait