Forum Anti Narkoba Basis Online Bagi Netizen
Kota Bengkulu, Klikwarta.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bengkulu menggelar Forum Komunikasi Anti Narkoba berbasis online bagi netizen, Senin (26/2/2018) di Mangrove Resto Jl Jenggalu, Kota Bengkulu.
Kepala BNN Kota Bengkulu AKBP Alexander Soeki, S. Sos mengatakan forum komunikasi tersebut digelar dilatarbelakangi meningkatnya penyalahgunaan narkoba dan semakin bervariasinya modus dan motif penyebaran narkoba secara garis besar di Indonesia, khususnya di Kota Bengkulu.
"Antisipasi harus segera dilakukan karena sudah dalam tahap darurat narkoba, pengguna narkoba sudah merambah hingga ke pelajar dalam tingkat SD dan SMP yang termasuk penguna zat-zat adiktif", terang Alexander, saat membuka acara.
Ia mengatakan, saat ini peningkatan penyalahgunaan narkoba meningkat 1,77 persen secara Nasional. Sementara di Bengkulu ada 1,6 persen atau 22.605 orang. Sedangkan dari jumlah penduduk yang ada di Kota Bengkulu ada sekitar 5.670 orang yang menjadi pengguna aktif, dan jumlah ini kemungkinan akan terus bertambah.
Dengan adanya perkembangan teknologi saat ini, lanjutnya, maka jaringan penyebaran narkoba mulai merambah kedalam jaringan media sosial. Untuk itu, kita harus selektif dan pandai dalam bermedia sosial, harus diterapkan oleh pengguna media sosial saat ini.
"Manfaatkan media sosial dengan baik, agar dapat memberikan manfaat yang baik bagi masyarakat luas", tambah Alexander.
"Dengan adanya kerjasama yang baik kepada media online dan juga komunitas pengguna media sosial, maka di harapkan informasi yang baik akan tercipta untuk masyarakat," sambungnya menandaskan.
Acara ini mengundang dari pengguna media sosial aktif baik dari temen-temen pengguna Facebook, Tweter, Instagram, Whasapp dan media Online yang ada di Kota Bengkulu dengan jumlah 15 orang perwakilan pengguna media sosial dan 15 media online. Intinya BNN mengajak dan menghimbau kepada pengguna media sosial untuk mengedukasi tentang bahaya narkoba, BNN mengundang perwakilan dari pengguna media sosial yang kebanyakan dari remaja. (Ferdi)








