Bantu UMKM dengan Inovasi dan Terobosan Baru di Masa Pandemi Covid-19

Minggu, 04/10/2020 - 01:10
Bantu UMKM dengan Inovasi dan Terobosan Baru di Masa Pandemi Covid-19

Bantu UMKM dengan Inovasi dan Terobosan Baru di Masa Pandemi Covid-19

Oleh : Fahrizal Septiawan (Peserta KKN Tangguh 2020 dari Prodi Akuntansi–Universitas Muhammadiyah Sidoarjo)

Klikwarta.com, Jatim - Dimasa pandemi covid 19 seperti saat ini, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) melaksanakan program kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Namun, KKN kali ini dilaksanakan dalam bentuk yang berbeda, yaitu KKN Tangguh 2020.

KKN Tangguh 2020 merupakan inovasi dan terobosan terbaru agar mahasiswa dapat melaksanakan kegiatan KKN ditengah pandemi ini dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Karena masih dalam pandemi, maka kegiatan KKN ini dilaksanakan dilingkungan masing-masing mahasiswa.

Ditengah kondisi pandemi seperti ini, masyarakat merasakan dampak dari berbagai sektor, salah satunya sektor ekonomi. Mendapati hal ini, para pelaku ekonomi terutama pemilik Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk terus berinovasi dan memberi terobosan baru agar usahanya tidak mengalami kesulitan dimasa pandemi ini.

Hal ini yang mendorong Fahrizal Septiawan, salah satu peserta KKN Tangguh 2020 dari Program Studi Akuntansi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo tertarik melaksanakan kegiatan KKN di Desa Kemiri, RT 4, RW 2, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo untuk membantu UMKM agar terus berinoovasi.

Ibu Rukana, pemilik UMKM frozen food mengatakan bahwa usahanya mengalami penurunan dan kesulitan dalam kondisi pandemic seperti ini. “mau atau tidak mau, saya harus berinovasi agar usaha yang saya jalankan dapat terus berjalan.”  Kata Ibu Rukana, Kamis (29/09/2020). Melihat hal ini Fahrizal peserta KKN memberikan pendampingan UMKM dengan cara Digital marketing, serta pelatihan pembuatan pembukuan melalui aplikasi Accurate untuk memudahkan price list dan mengatahui jumlah kas masuk maupun kas keluar.

Fahrizal juga membantu Ibu Rukana dengan membuat branding menarik untuk meningkatkan produksi dan meningkatkan promosi di media sosial seperti Instagram dan Whatsapp. Selain itu ia juga membuatkan google maps agar konsumen mudah menjangkau lokasi.

“Awalnya kesulitan karena harus menyesuaikan keadaan, tapi dengan adanya kegiatan KKN yang dilakukan oleh mas Fahrizal ini, saya merasa sangat terbantu karena awalnya hanya dipasarkan secara langsung sekarang bisa dijual secara online dengan branding yang sangat menarik. Selain itu saya juga diajari sama mas Fahrizal mebuat pembukuan laporan keuangan guna mengelola keuangan dengan baik dan tepat.”  Kata Ibu Rukana, Kamis (17/09/2020).

Tags

Berita Terkait