Pemuda Bersatu Lawan Hoaks

Senin, 25/01/2021 - 21:51
Pengurus IPJB
Pengurus IPJB

Klikwarta.com, Bengkulu - Generasi muda Ikatan Pemuda Jawa Bengkulu (IPJB) terus menggalang semangat persatuan. Terutama diera serba teknologi saat ini, sebagaimana diketahui, kecepatan arus informasi diberbagai media sosial mulai menjadi hal yang harus diperhatikan. Mengingat, maraknya kabar hoaks.

"Bijak bermedia sosial, saring sebelum sharing. Ini penting dilakukan saat bermedia sosial, sehingga terhindar dari penyebaran hoaks", ungkap Andi Fransiska, selaku Sekretaris IPJB, Senin (25/01/2020).

Menurutnya, generasi milenial sangat rentan menjadi sasaran para pembuat hoaks, maka dari itu, perlu saling mengingatkan dan juga menggali informasi seakurat mungkin sebelum melakukan penyebaran konten-konten saat bermedia sosial.

"Arus informasi dimedia sosial beraneka ragam, jangan sampai milenial terjebak dalam penyebaran hoaks. Seperti yang sudah pernah terjadi, banyak generasi milenial terjebak menyebarkan hoaks dan nyaris terjerat Undang-Undang ITE", kata Andi sapaan akrabnya.

Ia pun mencontohkan, saat ini pemerintah terus gencar dalam penanganan Covid-19, Indonesia menggelar vaksinasi corona nasional. Program ini sangat penting untuk mengatasi pandemi Covid-19. Namun sayang banyak hoaks yang bermunculan mengenai vaksinasi, terutama di media sosial.

"Maka dari itu, kita kalangan pemuda harus turut serta mengimbau masyarakat untuk melawan hoaks itu dengan kampanye literasi positif, agar vaksinasi berjalan lancar", ujarnya.

Ditengah ekonomi merosot karena pandemi Covid-19, lanjut Andi, perlu adanya kekompakan bersama dalam menggalang semangat persatuan. "Beri literasi positif bagi masyarakat, agar tumbuh optimisme untuk bangkit kembali ditengah pandemi Covid-19", tegasnya.

"Jangan sampai generasi muda menyebarkan hoaks, terlebih ditengah pandemi yang melanda saat ini. Mari galang semangat persatuan, lawan Covid-19 dan perangi Hoaks", tegasnya lagi.

Andi juga mengharapkan, para generasi milenial di Provinsi Bengkulu untuk lebih proaktif dalam menyikapi berbagai persoalan bangsa, dari hoaks, SARA, radikalisme, intoleransi yang kapan saja bisa memecah belah persatuan bangsa.

"Mari terus tumbuhkan semangat persatuan, pemuda harus berdaya saing menuju Indonesia Maju", pungkasnya. (red/ferdi)

Related News