Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Jasad Buruh Bangunan Tertimbun Material Longsoran Talud di Sungai Siwaluh

Rabu, 17/11/2021 - 23:46
Upaya evakuasi terhadap jasad Sastro Setu, buruh bangunan yang  tertimbun longsoran talud di tebing Sungai Siwaluh, Kabupaten Karanganyar.
Upaya evakuasi terhadap jasad Sastro Setu, buruh bangunan yang tertimbun longsoran talud di tebing Sungai Siwaluh, Kabupaten Karanganyar.

Klikwarta.com, Karanganyar - Setelah tiga hari upaya pencarian dilakukan oleh tim SAR gabungan sejak terjadinya peristiwa pada Senin (15/11/2021), jasad Sastro Setu (63 tahun), seorang buruh  bangunan korban timbunan material longsoran talud tebing Sungai Siwaluh dekat Jembatan Temuireng,  Dukuh Gerdu, Kelurahan Tegalgede, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Karanganyar, akhirnya berhasil ditemukan pada Rabu (17/11/2021), sekira pukul 16.15 WIB.

Jasad pria warga Melikan Rt 05 Rw 06 Kelurahan Popongan, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Karanganyar itu berhasil ditemukan berjarak sekitar lima meter dari titik lokasi mula kejadian, dalam keadaan telah meninggal dunia.

Koordinator Basarnas POS SAR Surakarta Arief Sugiarto menjelaskan, Tim SAR gabungan berhasil menemukan jasad korban sekira pukul 15.00 WIB. Namun, posisi tubuh korban yang masih tertimbun pasir dan bebatuan membuat proses evakuasi tidak bisa segera dilakukan.

Kondisi air yang keruh dan banyaknya material dari talud yang ambrol, juga membuat jalannya proses evakuasi berlangsung cukup sulit.

"Setelah material yang menimbun disingkirkan, korban akhirnya berhasil diangkat. Korban dievakuasi pukul 16.15 WIB. Saat ditemukan, posisinya berdiri di kedalaman 1,5 meter dari permukaan air. Korban diperkirakan terhempas sejauh lima meter dari posisi awal, karena terdorong longsoran material,” ungkap Arief Sugiarto.

Lebih lanjut, Koordinator Basarnas Pos SAR Surakarta itu juga mengungkapkan, sebelum korban ditemukan, Tim SAR lebih dahulu menemukan sejumlah barang di antaranya yaitu cangkul dan ganco. Ada pula sehari sebelumnya, Selasa (16/11/2021), tim SAR juga telah menemukan teko, linggis dan sandal yang diduga milik korban.

“Jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Karanganyar untuk diidentifikasi dan pemeriksaan medis. Dengan ditemukannya korban, maka operasi pencarian ini resmi kami tutup,” tandasnya.

Sebagai informasi kronologi kejadian, pada Senin (15/11/2021), sekira pukul 11.00 WIB, Sastro Setu bersama empat orang yang juga buruh bangunan tengah melakukan aktifitas pengerjaan talud di lokasi itu. 

Pada saat Sastro Setu sedang bekerja membuat lubang dudukan cakar ayam untuk membuat talud penguat di dasar sungai, sekira pukul 11.15 WIB, terdengar suara gemuruh dan disusul longsornya talud tersebut. 
Empat orang dapat selamat saat peristiwa itu, sedangkan korban yang tak sempat menghindar akhirnya tertimbun oleh material longsor.  

Lima belas menit berselang, Tim SAR gabungan yang menerima informasi atas kejadian tersebut, langsung menuju ke lokasi guna melakukan assessment dan proses pencarian terhadap korban. 

Operasi pencarian terhadap korban, pada dua hari sebelumnya, bahkan juga sempat terhenti sementara karena faktor cuaca dan hujan deras. Hingga pada hari ketiga, akhirnya korban tersebut  berhasil ditemukan dan tim SAR gabungan pun kembali ke kesatuan masing - masing.

(Pewarta : Kacuk Legowo)

Related News