Kreatifnya Warga Kelurahan Turi Kota Blitar Manfaatkan Barang Bekas Jadi Aneka Kerajinan

Rabu, 29/07/2020 - 15:51
Walikota Santoso bersama Camat Sukorejo, Lurah Turi dan Peserta Pelatihan (foto: Faisal NR / Klikwarta.com)

Walikota Santoso bersama Camat Sukorejo, Lurah Turi dan Peserta Pelatihan (foto: Faisal NR / Klikwarta.com)

Klikwarta.com | Kota Blitar - Unjuk inovasi dan kreativitas, warga kelurahan Turi, kecamatan Sukorejo, kota Blitar yang tergabung dalam kelompok masyarakat (pokmas) Kembang Turi memanfaatkan barang-barang bekas menjadi aneka kerajinan.

Aksi pemanfaatan barang bekas ini ditandai dengan pembukaan Pelatihan Membuat Aneka Kerajinan Dari Bahan Bekas di Balai Pertemuan kantor Kelurahan Turi oleh Walikota Blitar Santoso, Rabu (29/07/2020).

Dihubungi awak media seusai kegiatan, Walikota Santoso menyebut inovasi dan kreativitas membuat varian kerajinan dari bahan bekas ini merupakan wujud nyata untuk meningkatkan pendapatan masyarakat.

Selain itu, program pelatihan tersebut juga membantu kebersihan wilayah, itu terbukti dengan bantuan pemerintah kelurahan Turi ke tiap RT berupa tempat sampah, dimana tempat sampah ini sekaligus terbuat dari bahan bekas.

"Jadi seperti bekas botol Aqua, kardus-kardus yang tidak berfungsi dan terbuang ini ternyata bisa disentuh dengan inovasi dan kreativitas, disulap menjadi barang berharga. Dan itu tentunya jika dipasarkan bisa mempunyai nilai tambah uang pendapatan warga," tutur Walikota Santoso.

Dia mengungkapkan, jika proses daur ulang melalui pemanfaatan barang-barang bekas di kelurahan Turi berjalan maksimal, diproyeksikan mampu menguatkan upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar mempertahankan kebersihan wilayah yang sudah dibuktikan dengan diraihnya piala Adipura sebanyak 14 kali berturut-turut dari pemerintah pusat.

"Kita berharap, tahun depan kita masih mampu mempertahankan Adipura. Karena kita ketahui kota Blitar sudah 14 kali berturut-turut mendapatkan penghargaan Adipura. Itu bukan hal kesengajaan tapi kita persiapkan dengan baik, termasuk partisipasi kelurahan Turi dalam membantu RT pemberian tempat sampah ini," ungkapnya.

Ia berharap, apa yang sudah dilakukan kelurahan Turi dalam berinovasi membuat barang-barang bekas menjadi barang yang bernilai ekonomi, bisa diikuti oleh daerah-daerah lain di kota Blitar.

"Kalau bisa di kelurahan-kelurahan lain. Karena ada dana tambahan khusus kelurahan, itu bisa dikembangkan seperti di kelurahan Turi ini. Diadakan pelatihan, diberikan bantuan peralatannya, sehingga mereka tinggal pengembangan di rumahnya, yang sekaligus memiliki kontribusi menjaga kebersihan kota dan pendapatan di saat pandemi," tandasnya.

Diketahui, ada 25 warga kelurahan Turi yang mengikuti pelatihan ini. Hadir pada acara itu Camat Sukorejo Juyanto, Lurah Turi Bambang Irawan, hingga pengurus Pokmas Kembang Turi serta perangkat Pemerintah Kelurahan Turi. 

(Pewarta : Faisal NR / Adv)

Berita Terkait