Ngaji bareng online bersama Prof Rokhmin Dahuri
Klikwarta.com, Jakarta - Ngaji Bareng Online, Senin, 12 Mei 2025 menjadi pagi penuh makna bagi peserta, dihadiri oleh sosok intelektual nasional sekaligus tokoh agama yang disegani, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, MS.
Bukan hanya ilmuwan dan politisi, Anggota DPR RI 2024 - 2029 itu juga dikenal sebagai seorang dai yang kerap mengaitkan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai spiritual Islam.
Dalam kajiannya, Prof. Rokhmin Dahuri membedah makna hakiki dari takwa dan keimanan sebagai pilar utama kehidupan yang berkah. Ia menyampaikan bahwa janji Allah kepada hamba-Nya yang bertakwa bukan sekadar pahala akhirat, melainkan juga jaminan kebahagiaan dan keberkahan di dunia.
"Hidup yang penuh berkah bukan hanya soal materi atau kekayaan duniawi, tetapi keberkahan yang datang dari Allah karena ketakwaan yang kita jalani," ujar Rektor Universitas UMMI Bogor itu.
Prof. Rokhmin Dahuri mengingatkan bahwa janji Allah kepada hamba-Nya yang bertakwa bukan sekadar pahala akhirat, melainkan juga jaminan kebahagiaan dan keberkahan di dunia. Surat Ali Imran ayat 133 mengingatkan bahwa surga Allah luasnya melebihi langit dan bumi, dan diperuntukkan bagi orang-orang yang bertakwa.
“Surat Ali Imron ayat 133 bukan hanya ajakan untuk meraih ampunan Allah dan surga, tapi juga seruan untuk membentuk kehidupan yang bermakna. Ketakwaan adalah fondasi hidup yang seimbang dan penuh kedamaian,” jelasnya.
Ngaji ini bukan sekadar rutinitas keagamaan, tetapi menjadi ruang refleksi mendalam tentang hubungan manusia dengan Tuhannya dan bagaimana nilai-nilai Islam diterapkan dalam kehidupan sosial, ekonomi, bahkan dalam kepemimpinan nasional.
Manfaat Takwa dalam Kehidupan Sehari-hari
Menurut Guru Besar IPB University itu, takwa adalah bentuk ketundukan total pada kehendak Ilahi, menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya dengan kesadaran penuh. Takwa, katanya, bukanlah sekadar ibadah ritual, tetapi gaya hidup yang mencerminkan integritas, tanggung jawab sosial, dan keteguhan moral.
Ia menggugah kesadaran publik akan makna takwa yang sesungguhnya. Takwa, menurutnya, bukan sekadar ritual ibadah, melainkan energi spiritual yang menggerakkan setiap aspek kehidupan manusia.
"Takwa itu bukan hanya shalat dan puasa. Takwa adalah sikap hidup yang menuntut kita jujur, adil, peduli, dan menjaga martabat diri serta orang lain," tegasnya.
Surat Al-A'raf ayat 96 menegaskan bahwa jika penduduk suatu negeri beriman dan bertakwa, maka Allah akan melimpahkan keberkahan dari langit dan bumi. Jika mereka mendustakan ayat-ayat Allah, maka Allah akan menyiksa mereka sesuai dengan perbuatan mereka.
Prof. Rokhmin mengutip firman Allah, "Dan sekiranya penduduk negeri beriman dan bertakwa, pasti Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi ternyata mereka mendustakan (ayat-ayat Kami), maka Kami siksa mereka sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan."
Kemudian, beliau menyoroti urgensi pemimpin bertakwa dalam kehidupan bernegara. “Bangsa ini tak butuh pemimpin pencitraan, tapi pemimpin yang takut kepada Allah. Yang bekerja dengan hati, bukan dengan nafsu,” ujarnya tajam.
Tokoh nelayan nasional itu mencontohkan bahwa perintah menjaga kebersihan terbukti mencegah penyakit, dan larangan berjudi, zina, serta korupsi jelas menyelamatkan individu dan masyarakat dari kerusakan sosial. Bahwa siapa yang bertakwa, Allah akan mudahkan urusannya, beri jalan keluar dari kesulitan, dan cukupkan kebutuhannya. Menurutnya, inilah logika spiritual yang paling masuk akal.
"Allah menjanjikan kecukupan hidup, jalan keluar dari segala masalah, serta pengampunan dosa bagi mereka yang bertakwa," ujar Prof. Rokhmin Dahuri.
ia menegaskan bahwa hidup penuh berkah tidak selalu identik dengan kekayaan, melainkan ketenangan, kebahagiaan, dan jalan hidup yang diberi kemudahan oleh Allah. Surga, katanya, bukanlah tujuan utopis, tapi janji nyata bagi mereka yang menjadikan iman dan takwa sebagai kompas hidup.
“Takwa adalah investasi terbaik, tidak hanya untuk akhirat, tapi juga untuk dunia yang lebih baik,” ujar Menteri Kelautan dan Perikanan 2001 - 2004.
Prof. Rokhmin Dahuri menutup dengan seruan untuk menjadikan iman dan takwa sebagai fondasi pembangunan bangsa. Bagi orang yang bertakwa, Allah janjikan jalan keluar dari setiap krisis, kecukupan rezeki, dan kebahagiaan sejati—modal utama untuk mengantar Indonesia menuju negeri yang makmur, damai, dan diridhai-Nya.
(Kontributor : Arif)







