Camat Sianjurmulamula Rudi Sitorus (kanan) menyerahkan berita acara hasil musrenbang kepada Kepala Bappeda Samosir Rudi Siahaan (kiri)
Klikwarta.com, Samosir - Pemerintah Kabupaten Samosir menggelar Musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Sianjurmulamula, Sabtu (15/02). Acara tersebut dibuka langsung oleh Bupati Samosir Drs. Rapidin Simbolon.
Bupati Samosir dalam arahannya menyebutkan, Kecamatan Sianjurmulamula merupakan wujud dari visi dan misi Kabupaten Samosir yakni pertanian dan pariwisata.
"Jika dilihat dari visi dan misi Kabupaten Samosir, telah memenuhi unsur perwujudan pembangunan pariwisata dan pertanian,” kata Rapidin.
Terkait pembangunan akses jalan di wilayah itu, Rapidin optimis akan dapat diselesaikan hingga akhir masa jabatannya. Selain itu, dirinya juga mengharapkan agar kelestarian alam tetap dijaga.
Kepala Bappeda Samosir Rudi SM Siahaan, dalam laporannya mengatakan, perencanaan pembangunan di Samosir akan disinkronkan dengan pembangunan daerah.
"Untuk Kecamatan Sianjurmulamula, Pemkab Samosir sedang menggalakkan objek-objek wisata," imbuh Rudi.
Sementara itu, Camat Sianjurmulamula Rudi Sitorus kepada Klikwarta.com mengatakan, Kecamatan Sianjurmulamula memiliki 92 usulan. "Semua usulan itu berasal dari 12 desa sewaktu musrenbangdes," kata Rudi Sitorus.
Terkait mengatasi bencana banjir dan lainnya, Rudi Sitorus mengharapkan bantuan dari Dinas terkait seperti Dinas PUPR untuk melakukan normalisasi di daerah aliran sungai. "Sehingga pada saat musim hujan air tidak meluap," katanya.
Dari sisi pertanian, masing-masing desa kata Rudi memiliki usulan seperti pengadaan bibit. Meski demikian, pihaknya telah merencanakan pola pertanaman padi serentak.
Ia menjelaskan, pola penanaman padi dilakukan secara serentak untuk menghindari gangguan hama dan mengantisipasi alam. Menurutnya dengan sekali panen secara serentak akan berdampak pada perkembangbiakan hama.
"Sekali menanam dan sekali panen, sehingga ketika belum musim panen, hama akan berpindah ke tempat lain. Itu secara umum terkait ke pertanian termasuk menambah akses jalan pertanian ke center center pertanian," kata Rudi Sitorus.
Masih kata Rudi, dari sisi pariwisata, Sianjurmulamula merupakan wilayah yang memiliki objek wisata bernuansa budaya. Dia menyebutkan untuk akses jalan, secara khusus jalan lingkar pusuk buhit sudah cukup baik. Namun ia juga mengharapkan adanya lampu penerangan jalan.
"Jalan lingkar pusuk buhit salah satu akses utama menuju ke lokasi objek wisata. Jadi perlu adanya penerangan jalan untuk malam hari," imbuh Rudi.
Musrenbang yang dilaksanakan di Aula Kantor Camat Sianjurmulamula ini turut dihadiri anggota DPRD Samosir, Sekda, Staf Ahli Bupati, pimpinan OPD, unsur TNI/Polri, Camat Sianjur Mula-mula, para Kepala Desa, BPD, dan Tim PKK, kepala sekolah SD/SMP, tokoh masyarakat/agama, dan insan pers.
(Pewarta : Marco)








