Sheikh Ali Al Hudhaify
Klikwarta.com, Makkah - Pemerintah Arab Saudi resmi menunjuk Imam dan Khatib Masjid Nabawi, Sheikh Dr. Ali bin Abdurrahman Al Hudhaify, sebagai penyampai Khutbah Arafah pada musim haji 1447 H/2026.
Penunjukan tersebut diumumkan melalui keputusan kerajaan dan langsung menjadi perhatian umat Islam dunia. Khutbah Arafah merupakan salah satu momen paling penting dalam pelaksanaan ibadah haji karena disampaikan saat jutaan jemaah menjalani wukuf di Padang Arafah pada 9 Zulhijah.
Sheikh Ali Al Hudhaify dikenal sebagai salah satu imam senior dan ulama terkemuka di Arab Saudi. Selain memiliki suara tilawah Al-Qur’an yang sangat dikenal umat Muslim dunia, beliau juga memiliki rekam jejak panjang di bidang pendidikan, dakwah, dan peradilan syariah.
Berdasarkan informasi yang dirilis otoritas Arab Saudi, Sheikh Al Hudhaify lahir pada tahun 1366 H di wilayah Al Awamir, Arab Saudi. Sejak kecil, beliau telah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an dan mempelajari berbagai disiplin ilmu syariah.
Ia menempuh pendidikan tinggi di Fakultas Syariah Riyadh dan lulus pada tahun 1392 H. Setelah itu, beliau melanjutkan studi hingga meraih gelar magister pada 1395 H dan gelar doktor dalam bidang fikih siyasah syar’iyyah pada 1402 H.
Dalam perjalanan akademiknya, Sheikh Al Hudhaify juga pernah menjadi pengajar di Universitas Islam Madinah. Ia dikenal aktif membimbing mahasiswa dan mengajar ilmu Al-Qur’an serta hadis.
Karier beliau di Masjid Nabawi dimulai saat ditunjuk sebagai imam dan khatib pada tahun 1399 H. Setahun kemudian, beliau juga dipercaya menjadi imam dan khatib Masjidil Haram sebelum akhirnya kembali bertugas di Masjid Nabawi.
Tak hanya itu, Sheikh Al Hudhaify juga pernah memimpin komite ilmiah percetakan mushaf Al-Qur’an Madinah dan memiliki sanad qiraat serta hadis yang tersambung kepada para ulama besar.
Penunjukan Sheikh Al Hudhaify sebagai Khatib Arafah dinilai membawa nuansa spiritual tersendiri bagi musim haji tahun ini. Sosoknya dikenal luas sebagai ulama dengan pendekatan dakwah yang tenang, ilmiah, dan penuh keteduhan.
Khutbah Arafah tahun ini diperkirakan kembali disiarkan secara langsung ke berbagai negara dalam banyak bahasa agar pesan-pesan Islam yang disampaikan dapat menjangkau umat Muslim di seluruh dunia.
Bagi jutaan jemaah haji, Khutbah Arafah bukan hanya menjadi bagian dari rangkaian ibadah, tetapi juga momentum mendengarkan nasihat dan pesan persatuan umat Islam dari Tanah Suci.
(Kontributor : Arif)








