Walikota Santoso Minta Pendamping Poskestren Bantu Putus Wabah Korona di Ponpes

Selasa, 04/08/2020 - 10:59
Walikota Santoso Membuka Orientasi Pendampingan Poskestren Kota Blitar Tahun 2020 (foto: Faisal NR / Klikwarta.com)

Walikota Santoso Membuka Orientasi Pendampingan Poskestren Kota Blitar Tahun 2020 (foto: Faisal NR / Klikwarta.com)

Klikwarta.com | Kota Blitar - Walikota Blitar Santoso meminta Pendamping Poskestren (Pos Kesehatan Pesantren) turut membantu mensukseskan agenda Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus Korona atau Covid-19 di kota Blitar, salah satunya di lingkungan Pondok Pesantren (Ponpes).

Itu dikatakannya, seusai membuka acara Orientasi Pendampingan Poskestren Kota Blitar Tahun 2020, di Balaikota Koesomo Wicitra, Selasa (04/08/2020).

"Supaya ikut membantu nantinya, paling tidak faham apa yang harus dilakukan dalam rangka memutus mata rantai Covid-19 yang berada di lingkungan pondok pesantren. Karena kita tahu sangat diperlukan, para Santri banyak yang sudah kembali ke pondok pesantren," kata Walikota Santoso.

Menurutnya, di kota Blitar sudah ada dua ponpes yang didaulat menjadi Pondok Pesantren Tangguh Covid-19. Kedua ponpes ini ialah Ponpes Bustanul Muta'alimin dan Ponpes Bustanul Muta'alimat. 

Oleh karena itu, sambung dia, guna memantapkan ketangguhan setiap pondok pesantren di kota Blitar, Pemkot Blitar melalui Dinas Kesehatan mengundang perwakilan setiap ponpes di kota Blitar untuk mengikuti orientasi pendampingan poskestren itu.

Diuraikannya, terdapat sekitar 100 peserta yang mengkuti kegiatan orientasi pendampingan poskestren ini. Dinas Kesehatan Pemkot Blitar, lanjut dia, juga sudah menyediakan Narasumber untuk memberikan materi pada kegiatan Orientasi Pendampingan Poskestren. 

Ada dua Narasumber yang disediakan, pertama Narasumber dari Dinas Kesehatan Pemkot Blitar yang diwakili dr. Dharma dan perwakilan dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. 

"Semoga apa yang kita lakukan sekarang ini benar-benar mampu memutus mata rantai penyebaran Covid-19, supaya kota Blitar segera menjadi zona hijau," pungkasnya. 

(Pewarta : Faisal NR / Adv)

Berita Terkait