Dokter Hewan Jember Beberkan Tips Memilih Hewan Kurban Sehat dan Sesuai Syariat

Rabu, 27/05/2026 - 01:15
Dokter Hewan Jember Beberkan Tips Memilih Hewan Kurban Sehat dan Sesuai Syariat

Dokter Hewan Jember Beberkan Tips Memilih Hewan Kurban Sehat dan Sesuai Syariat

Klikwarta.com, Jember - Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, masyarakat diminta lebih teliti dalam memilih hewan kurban agar tidak hanya memenuhi syariat Islam, tetapi juga terjamin kesehatannya.

Pengelola Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Ambulu, drh. Rencong Dwi Putra, membagikan sejumlah indikator penting yang wajib diperhatikan sebelum membeli hewan kurban.

Menurut drh. Rencong, pemeriksaan usia hewan menjadi aspek paling mendasar dalam menentukan kelayakan hewan kurban. Cara paling mudah dilakukan yakni dengan melihat kondisi gigi ternak.

“Indikator paling valid untuk mengetahui usia hewan kurban adalah dengan memeriksa formasi giginya. Pastikan gigi geligi ternak tersebut sudah tanggal atau tanggal sebagian, yang dalam istilah lokal di kalangan peternak sering disebut dengan fase poel,” jelasnya.

Selain faktor usia, masyarakat juga diminta memperhatikan kondisi fisik hewan secara menyeluruh untuk mendeteksi kemungkinan adanya penyakit menular pada sapi maupun kambing.

Menurutnya, hewan kurban yang sehat harus mampu berjalan normal, berdiri tegak, tidak pincang, serta tidak memiliki tubuh yang terlalu kurus.

“Hewan harus mampu berjalan dengan tegak dan seimbang, tidak menunjukkan gejala pincang, serta tidak bertubuh kurus,” tegas drh. Rencong.

Ia menambahkan, kondisi bulu juga dapat menjadi indikator kesehatan ternak. Hewan sehat umumnya memiliki bulu yang bersih, mengilap, dan tidak tampak kusam.

Pemeriksaan mata juga tidak kalah penting. Mata hewan harus terlihat jernih, responsif, dan tidak mengalami gangguan penglihatan.

Selain itu, area hidung harus bersih tanpa adanya lendir berlebihan, terutama lendir berwarna kehijauan yang dapat menjadi tanda gangguan kesehatan.

“Area hidung harus bersih tanpa adanya sekresi cairan lendir yang berlebih, apalagi yang berwarna kehijauan,” terangnya.

Tak hanya itu, masyarakat juga diminta memperhatikan kondisi mulut hewan. Air liur yang keluar secara berlebihan bisa menjadi indikasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Untuk memastikan keamanan hewan kurban, drh. Rencong mengimbau masyarakat membeli hewan di lapak resmi yang telah mendapatkan pengawasan kesehatan dari dinas terkait.

Ia menyarankan masyarakat memilih pedagang yang telah mengantongi Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari dokter hewan maupun petugas paramedik veteriner.

“Jika membeli di lapak musiman pinggir jalan, tengoklah apakah tempat tersebut sudah ditempeli stiker khusus. Stiker itu menjadi bukti otentik bahwa seluruh hewan di lapak tersebut telah melewati proses inspeksi dan pengawasan ketat dari tim dinas peternakan,” pungkasnya.

Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam memilih hewan kurban sehat dan bersertifikat, diharapkan pelaksanaan Idul Adha tahun ini berlangsung aman, sehat, dan sesuai syariat Islam. (Maria) 

Berita Terkait