Kabut Asap Kepung Lhokseumawe dan Aceh Utara, Pasien ISPA Terus Meningkat

Senin, 23/09/2019 - 17:27
Pelajar menggunakan masker saat berolah raga pagi di lapangan Hiraq Lhokseumawe.

Pelajar menggunakan masker saat berolah raga pagi di lapangan Hiraq Lhokseumawe.

Klikwarta.com, Lhokseumawe - Kabut asap landa Kota Lhokseumawe semenjak sepekan terakhir, namun yg menghawatirkan adalah hari ini, Senin (23/09/2019). Karena menurut pengamatan hari ini kabut asap tebal dan mengakibatkan pasien yang mengalami infeksi saluran pernapasan (ISPA) di kota tersebut meningkat. 

Kepala Seksi Promosi Kesehatan, Dinkes Lhokseumawe, Puspawati mengatakan, sejauh ini pihaknya sedang melakukan pendataan terkait sejumlah pasien yang menderita gangguan pernafasan yang diakibatkan oleh kabut asap melanda Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara. 

“Kalau masyarakat tidak memakai masker, dan menghirup udara yang tercemar dengan kabut asap itu akan menyebabkan infeksi saluran pernapasan, Bahkan dampak atau penyakit lain yang disebabkan oleh kabut asap yakni, infeksi saluran pernapasan akut, batuk, iritasi ke mata, apalagi pada tingkat anak-anak akan menyebabkan batu-batuk", terangnya. 

"Sejauh ini sudah ada dan banyak yang berobat ketujuh puskesmas di Kota Lhokseumawe, namun belum ada angka pasti berapa jumlah pasien yang mengalami gangguan pernapasan selama kabut asap, tentunya selama kabut asap ini terjadi pasien meningkat,” sambungnya. 

Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat supaya banyak berkegiatan di rumah dan tidak sering berpergian selama masih ada kabup asap. Dan jika pun harus keluar maka harus menggunakan masker untuk menjaga kesehatan dan mecegah dari terjadinya infeksi gangguan pernapasan.

Prakirawan BMKG Malikussaleh menyebutkan, kabut asap landa kota Lhokseumawe dan Aceh Utara kondisinya memang semakin tebal dibandingkan sebelumnya. Ini dikarenakan kecepatan angin yang cenderung lemah di wilayah kita.

“Sementara faktor angin bergerak dari tenggara Sumatera dengan kecepatan 10-15 kt membawa asap masuk ke wilayah Aceh,” imbuh Febryanto. (waldi)

Berita Terkait