Dandim 1310/Bitung Bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LXII Gelar Pertemuan Gabungan Anggota Persit Chandra Kirana

Kamis, 03/09/2020 - 16:46
Ketua Persit kanan saat memberikan bingkisan.

Ketua Persit kanan saat memberikan bingkisan.

Bitung, Klikwarta.com - Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Benny Lesmana, SE, M.Han.Beserta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LXII Kodim 1310 Koorcab Rem 131 PD XIII/Merdeka Ny. Rerry Benny Lesmana, menggelar acara Pertemuan Gabungan Anggota Persit Kartika Chandra Kirana di Aula Makodim 1310/Bitung.

Dalam arahannya, Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Benny Lesmana, SE, M.Han., Mengharapkan agar ibu-ibu persit selalu menjaga keharmonisan rumah tangga, kitd senantiasa menjaga etika dalam pergaulan sesama Persit maupun dalam kehidupan bermasyarakat, dan juga etika dalam menggunakan media sosial, ikuti dan sesuaikan saja dengan koridor yang ada serta saling menghargai dan saling menghormati.

"Saya berpesan, jaga keharmonisan rumah tangga karena dengan harmonisnya rumah tangga semua kegiatan yang dapat terdukung dengan baik, terkait dengan medis yang akan dilakukan Ibu-ibu Persit bijak dalam penggunaanya sehingga tidak akan dirugikan," ujar Dandim.

Sementara itu, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang Kodim LXII 1310 Koorcab Rem 131 PD XIII/Merdeka Ny. Rerry Benny Lesmana kepada ibu-ibu Persit, bahwa pertemuan Anggota Persit Kartika Chandra Kirana merupakan kegiatan rutinitas bulanan yang harus dilaksanakan.

Ia juga mengingatkan bagi yang tidak punya foto gandeng, Kartu pemilik (KPI) dan KTA yang belum punya, agar segera diuruskan karena itu sangat penting yang harus dimiliki oleh seorang persit.

“Karena Pertemuan Anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LXII Kodim 1310 Koorcab Rem 131 PD XIII/Merdeka ini, untuk mempererat hubungan tali silaturahmi antara satu sama yang lain. Sehingga dapat terwujud Soliditas Persit untuk mendukung tugas suami,” tutupnya.

Kegiatan pertemuan yang juga dihadiri Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Bitung, yang diketuai Ibu dr. Rini Pangemanan Tinangon, menyampaikan materi tentang KB, menyampaikan bahwa Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu pelayanan kesehatan preventif yang paling dasar dan utama bagi wanita, meskipun tidak selalu menyatakan demikian.

Menurutnya, peningkatan dan perluasan pelayanan keluarga berencana salah satu usaha untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu yang begitu tinggi akibat kehamilan yang oleh wanita. 

"Program Keluarga Berencana (KB) mempunyai banyak keuntungan. Salah satunya adalah dengan mengkonsumsi pil kontrasepsi yang dapat mencegah terjadinya kanker rahim dan ovarium. Bahkan dengan perencanaan kehamilan yang aman, sehat dan diinginkan merupakan salah satu faktor penting dalam upaya menurunkan angka kematian ibu. program tersebut dapat memberikan keuntungan ekonomi dan kesehatan, "jelasnya.

(Pewarta : Laode)

Berita Terkait