Kodim 1310/Bitung Adakan Pembinaan Komsos Dengan Elemen Masyarakat
Bitung, Klikwarta.com - Tanamkan falsafah Bangsa dan Negara Bhineka Tunggal Ika serta tumbuhkan kembangkan jiwa nasionlisme dan patriotisme, Kodim 1310/Bitung menggelar giat Pembinaan Komsos Cegah Tangkal Radikalisme/Separatisme TW. III TA. 2020, bertempat di Aula Makodim 1310 / Bitung, Jl. Babe Palar, Kel. Madidir Unet, Kec. Madidir, Kota Bitung, (24/9/2020).
Kegiatan yang mengambil Tema "Merawat Kebhinekaan Untuk Tangkal Radikalisme/Separatisme Dalam Bingkai NKRI" dihadiri personel TNI, Polri, Instansi Sipil, Aparat Pemerintah, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Tokoh Adat, Pelajar dan Masyarakat yang telah diundang dalam pembinaan komunikasi sosial cegah tangkal Radikalisme/separatisme.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Pasipers Kodim 1310/Bitung Kapten Inf Fredrik Liwutang yang mewakili Dandim Letkol Inf Benny Lesmana, SE, M.Han.
Menurut Kapten Inf Fredrik Liwutang dalam pembukaan tersebut menjelaskan lebih luas secara regulasinya, bahwa ada peran interaksi Tentara Nasional Indonesia atau TNI yang sangat krusial dan fundamental untuk penanganan terkait terorisme, yaitu, yang diatur diatur dalam UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia di pasal 7 ayat 1 dan 2. Salah satunya adalah melindungi bangsa dari ancaman dan gangguan.
Ia juga memaparkan, bahaya atau ancaman yang merongrong Bangsa Indonesia ini, tidak saja dari luar negeri, namun begitu tidak menutupi juga berasal dari dalam negeri sendiri. Hal ini perlu kita waspadai semua, jangan sampai kita lengah.
"Tugas pokok TNI yang sangat penting dalam perannya menegakkan kedaulatan negara, juga harus mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara yang kita cintai ini,"Jelas Kapten Inf Fredrik Liwutang.
Tambahnya, tingkatkan sosialisasi Wawasan Kebangsaan kepada warga masyarakat, serta kita dari TNI harus selalu hadir dalam mengayomi dan mengadvokasi warga masyarakat. Hal itu agar warga masyarakat tidak ada celah ketika dimasukin 'Virus' atau Doktrin yang akan merusakan kehidupan kehidupan berbangsa dan bernegara.
TNI bersama-sama masyarakat harus bersinergi dalam menangkal dan memperbaiki faham-faham yang akan merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara ini,"tambahnya.
Pada kesempatan itu juga, Pemateri Serka Adriyanto Geru, Bakti Komsos Kodim 1310 / Bitung menyampaikan, Terorisme, adalah bahaya yang akan meluluh lantahkan persatuan dan kesatuan serta akan merusakan nilai dan tatanan kehidupan yang berBhineka Tinggal Ika.
"Terorisme dan Separatisme adalah faham-faham yang menjadi ancaman dari waktu-kewaktu," tegasnya.
Dimana, generasi bangsa kita, akan di "cuci otak" atau doktrin untuk menjadi generasi yang brutal dan membabi buta dalam setiap tindakannya dengan tidak menggunakan akal dan logika yang sehat lagi.
Mereka, (Teroris dan Sparatisme), lanjutnya, sengaja menjalankan konflik-konflik horizontal di dalam kehidupan bersosial masyarakat, agar kita keluar dari Falsafah Bangsa Pancasila Bhineka Tunggal Ika.
"Mari kita rawat dan tumbuh kembangkan, serta implementasikan dalam kehidupan seharai-hari nilai-nilai luhur Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika, agar kita tidak lengah dalam mengisi peradaban di jaman Milenial dan Serba Moderinsasi dengan Kecanggihan Teknologi yang luar biasa dampak positif atau pun negatifnya, "kata Pemateri.
Selama acara tersebut, mulai dari awal hingga akhir kegiatan di Makodim 1310 / Bitung berjalan lancar, aman dan tertib, serta tetap mematuhi tahap-tahap protokol protokol covid-19, mulai dari penggunaan masker, cuci tangan, penyemprotan dalam bilik chamber, dan jaga jarak duduk dalam ruangan.
(Pewarta : Laode)








