Binter terbatas diwujudkan dengan pelaksanaan komunikasi sosial (Komsos) bersama para dokter RSUD Ilaga.
Klikwarta.com, Ilaga – Dalam semangat pengabdian tanpa batas, Satgas Yonif 700/Wira Yudha Cakti melalui Pos Kosatgas kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kesehatan masyarakat di Kabupaten Puncak. Kali ini, kegiatan Binter terbatas diwujudkan dengan pelaksanaan komunikasi sosial (Komsos) bersama para dokter RSUD Ilaga. Kegiatan yang penuh keakraban dan diskusi hangat ini dipimpin langsung oleh Dokter Satgas Yonif 700/WYC, Lettu Ckm dr. Oza.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas sejumlah poin penting yang menjadi dasar penguatan pelayanan kesehatan di daerah rawan dan terpencil, di antaranya:
1. Koordinasi Pelayanan Kesehatan – bagaimana TNI bisa mendukung RSUD Ilaga dalam menjangkau pelayanan kesehatan ke daerah sulit akses.
2. Program Bakti Sosial dan Pengobatan Gratis – rencana kegiatan bersama seperti pengobatan massal, donor darah, vaksinasi, hingga khitanan massal.
3. Rujukan dan Evakuasi Medis – kerja sama mekanisme penanganan pasien darurat dengan dukungan transportasi/evakuasi dari TNI.
4. Pencegahan Penyakit dan Edukasi Kesehatan – fokus pada stunting, gizi buruk, penyakit menular, serta kesehatan ibu dan anak.
5. Kesiapsiagaan Bencana dan Darurat – menyusun pola koordinasi penanganan cepat bila terjadi bencana atau situasi darurat.
6. Pertukaran Informasi dan Data Kesehatan – memperkuat pemetaan kondisi kesehatan masyarakat di Ilaga.
7. Penguatan Sinergitas TNI–Nakes – mempererat hubungan kerja sama agar masyarakat benar-benar merasakan kehadiran negara melalui sinergi TNI dan tenaga kesehatan.
Dalam keterangannya, Lettu Ckm dr. Oza menegaskan bahwa kegiatan Komsos ini adalah bagian dari komitmen Satgas untuk selalu hadir membantu rakyat, bukan hanya dalam bidang keamanan tetapi juga kesehatan.
“Kami di Satgas 700/WYC bertekad selalu bersinergi dengan tenaga kesehatan di RSUD Ilaga. Dengan kerja sama ini, pelayanan medis di daerah terpencil dapat lebih maksimal, sehingga masyarakat merasa terlindungi dan terbantu. Ini adalah wujud pengabdian kami sebagai prajurit TNI untuk rakyat,” ungkap dr. Oza.
Sementara itu, dr. Erik selaku perwakilan RSUD Ilaga menyampaikan apresiasi atas langkah positif yang dilakukan Satgas Yonif 700/WYC.
“Kami sangat berterima kasih atas inisiatif Satgas yang datang berdiskusi langsung dengan kami. Sinergi ini sangat penting, karena tantangan kesehatan di wilayah Puncak cukup kompleks. Dengan dukungan TNI, kami merasa lebih ringan dalam melayani masyarakat, terutama dalam evakuasi darurat dan penyuluhan kesehatan,” ujar dr. Erik.
Kegiatan Komsos ini menegaskan bahwa kesehatan masyarakat adalah tanggung jawab bersama. Dengan kolaborasi antara Satgas Yonif 700/WYC dan RSUD Ilaga, diharapkan pelayanan kesehatan di tanah Papua semakin merata, cepat, dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga. (*)








