Khidmadnya Upacara Budaya Harlah Pancasila di Kota Blitar Saat Pandemi

Selasa, 01/06/2021 - 12:27
Upacara Budaya Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2021 di Istana Gebang Kota Blitar (foto : Faisal NR / Klikwarta.com Blitar)

Upacara Budaya Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2021 di Istana Gebang Kota Blitar (foto : Faisal NR / Klikwarta.com Blitar)

Klikwarta.com Blitar - Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar menggelar upacara budaya peringatan hari lahir (harlah) Pancasila di halaman Istana Gebang, Selasa (1/6/2021).

Pantauan di lokasi, seluruh prosesi upacara terselenggara dengan khidmad. Upacara berbalut budaya jawa yang dipimpin Walikota Blitar Santoso ini juga dilaksanakan secara sederhana, hanya diikuti beberapa peserta dari Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Blitar, perwakilan budayawan budayawati, tokoh lintas agama dan organisasi mahasiswa, karena terbatas oleh aturan protokol kesehatan penanggulangan Covid-19.

"Peringatan hari kelahiran pancasila tahun ini masih kita laksanakan di tengah pandemi Covid-19. Di situasi yang sulit ini kita masih akan kita hadapi dengan memerlukan ketangguhan dan daya juang. Kita sebagai bangsa yang memerlukan kerja keras agar kita mampu melewati masa sulit ini berlandaskan semangat Pancasila itu sendiri," kata Santoso pada petikan sambutannya.

Memaknai hari lahir Pancasila ditengah pandemi Covid-19 kini bagi Santoso menjadi saat yang tepat untuk bersatu dari elemen masyarakat bersama pemerintah bersama-sama berupaya mengakhiri pandemi Covid-19. Mengingat intisari Pancasila adalah bersatu dan gotong royong, Santoso menilai tidak ada alasan lain bagi bangsa Indonesia untuk menguatkan kekompakan menyatukan semangat untuk memerangi Covid-19.

"Peringatan kali ini justru menjadi momentum yang menguatkan semangat kita untuk bersatu, juga berkorban dan berbagi agar Covid-19 segera angkat kaki dari kota Blitar dan bumi nusantara. Semoga kita segera bangkit dari kesulitan yang ditimbulkan oleh dampak Covid-19. Nilai-nilai dan semangat juang seperti inilah sebagaimana yang telah ditanamkan oleh para founding fathers bangsa Indonesia," ungkapnya. 

Menyinggung kegotong royongan, Santoso mengajak seluruh komponen masyarakat saling menguatkan rasa kepedulian dan kebersamaan antara sesama insan dan bangsa Indonesia. Hal ini bisa diaplikasikan melalui sikap saling bantu membantu mencukupi kebutuhan kehidupan kepada yang membutuhkan.

"Pada peringatan hari lahir Pancasila mengatasi semua tantangan. Menggerakan rasa kepedulian kita untuk saling berbagi, memperkokoh persaudaraan dan bergotong-royong untuk meringankan beban seluruh anak negeri dan menumbuhkan daya juang kita dalam mengatasi setiap kesulitan dan tantangan yang kita hadapi bersama," pungkasnya. ADV

(Pewarta : Faisal NR)

Berita Terkait