Pasca kejadian mobil gran max ringsek
Klikwarta.com, Bengkulu - Kecelakaan maut terjadi di kilometer 152 Jalan Lintas Bengkulu-Padang, tepatnya di Desa Air Buluh Kecamatan Ipuh, Kabupaten Mukomuko, Selasa (31/12/2019) sekira pukul 20.30 WIB.
Dalam kecelakaan itu, mobil jenis Gran Max Nopol BA 8185 VR menabrak bagian belakang Fuso Tronton Nopol BH 8581 AV yang sedang parkir dipinggir jalan. Akibatnya, satu orang yang berada di mobil Gran Max tewas ditempat.
Informasi terhimpun, mobil Gran Max dikemudikan Inisial IP (17), sementara rekannya Hendriadi Alias Baim (41) yang berprofesi sebagai sopir tewas. Pasalnya, saat menabrak, mobil Gran Max rusak parah dibagian kiri, tepat ditempat duduk Hendriadi. Keduanya merupakan Warga Lubuk Begalung, Padang, Sumatera Barat.
Sementara kondisi mobil Fuso yang dikemudikan Idel (30) warga Kerinci tidak apa-apa.
Kronologi kejadian, berawal dari Fuso Tronton dari arah Kota Bengkulu melintas menuju PT BAT Desa Tunggang. Namun, sesampainya di Desa Air Buluh, Fuso tersebut berhenti sejenak (parkir) di pinggir jalan karena menunggu mobil fuso lainnya yang ada masalah di belakang terkait kabel listrik.
Tak selang lama, sebuah mobil Gran Max yang bermuatan anjing muncul dari arah belakang, lalu menabrak bagian belakang Fuso.
Pasca kejadian, mobil Gran Max rusak parah bagian depan, bagian kiri habis total. Sehingga mengakibatkan Hedriadi tewas akibat terjepit dalam mobil dengan kondisi dari atas leher hingga kepala hancur.

Diduga, mobil Gran Max melaju sangat kencang dan tidak melihat kalau di depan ada fuso parkir.
Kejadian ini ditangani pihak Polsek Ipuh. Hingga berita dimuat belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian. (Red/Fr)








