Lakon 'Wahyu Katenteraman' Ki Anom Suroto di Pembukaan Pasar Legi, Plt Walikota : Semoga Pedagang Tenteram

Kamis, 20/02/2020 - 22:33
Plt Walikota Blitar Santoso saat memberikan tokoh pewayangan kepada Dalang Ki Anom Suroto

Plt Walikota Blitar Santoso saat memberikan tokoh pewayangan kepada Dalang Ki Anom Suroto

Klikwarta.com | Kota Blitar - Tiga setengah tahun pasca terbakar, akhirnya Pasar Legi kota Blitar dibuka kembali setelah direnovasi Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar pada 2019 kemarin.

Mensyukuri dapat dibukanya kembali aktivitas perdagangan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Pemkot Blitar menghibur warga melalui pagelaran kesenian wayang kulit semalam suntuk bersama dalang Ki Anom Suroto.

Pantauan pewarta klikwarta.com di lokasi, terlihat antusias masyarakat yang menyemut berdesakan melihat hiburan khas nusantara itu. Ki Anom Suroto bersama yogo di pagelaran ini membawakan lakon 'Wahyu Katenteraman'.

Plt Walikota Blitar Drs. H. Santoso, M.Pd. saat memberikan sambutan mengatakan, dengan lakon pewayangan tersebut berharap setelah dibukanya Pasar Legi ini para pedagang ketika menjalankan usaha perdagangannya bisa berjalan lancar dan tenteram.

Kendati begitu, ia mengaku proses revitalisasi masih akan terus diupayakan. Sebab, sebanyak dua lantai kios Pasar Legi yang direnovasi masih belum seluruhnya. Saat ini masih lantai satu yang kondisinya sudah sempurna. Sementara untuk lantai dua, masih tahap penyempurnaan. Namun, secara keseluruhan bangunan yang direvitalisasi sudah bisa difungsikan.

"Semoga kegiatan perdagangan berjalan lancar. Sudah cukup lama pedagang menanti kiosnya bisa dibangun lagi. Saya juga punya keluarga yang berjualan di sini. Jadi lakon Wahyu Katenteraman ini semoga membawa ketenteraman aktivitas perdagangan baik pedagang maupun pembeli," kata Plt Walikota Santoso, Kamis (20/02/2020) malam.

Diketahui, Pasar Legi terbakar medio pertengahan tahun 2016 lalu. Ribuan kios milik pedagang ludes dilalap si jago merah. Namun, upaya pemerintah untuk bisa merevitalisasi kios yang terbakar pada tahun 2019. Anggaran pembangunan senilai Rp 50 Milyar digelontor dari pemerintah pusat untuk keperluan revitalisasi.

Informasi lebih lanjut, turut hadir acara ini Kepala Disperdagin Pemkot Blitar, Camat Sukorejo, Camat Sananwetan, perwakilan kecamatan Kepanjenkidul, Kepala Pasar Legi, Muspika Kecamatan Sukorejo, hingga masyarakat setempat yang berperan menyemarakkan berjalannya acara.

(Faisal / Hms / Adv

Berita Terkait