Pemkot Blitar Salurkan Bantuan ke Warga Korban Insiden Supporter Arema-Persebaya

Senin, 02/03/2020 - 21:49
Sekda Pemkot Blitar Rudy Wijonarko saat menyalurkan bantuan

Sekda Pemkot Blitar Rudy Wijonarko saat menyalurkan bantuan

Klikwarta.com | Kota Blitar - Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang menjadi korban kerusuhan supporter saat laga Persebaya kontra Arema di Stadion Soeprijadi Kota Blitar dalam Piala Gubernur Jawa Timur tahun 2020, pada 18 Februari lalu.

Penyaluran bantuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) ini disalurkan secara simbolis oleh Plt Walikota Blitar yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkot Blitar Rudy Wijonarko kepada warga dengan disaksikan perwakilan warga (korban), Kapolres Blitar Kota, Dandim 0808/Blitar, Kepala Bakesbangpol Pemprov Jatim, dan sejumlah kepala OPD terkait Pemkot Blitar.

"Tentunya ini bantuan dari Gubernur Jawa Timur. Momen yang sangat cepat dari ibu gubernur mengantisipasi dan terpenting warga yang terdampak dapat ditindaklanjuti melalui bantuan ini, sehingga mereka tidak susah berusaha lagi," tutur Sekda Rudy kepada awak media seusai menyalurkan bantuan di ruang Sasana Praja kantor Walikota Blitar, Senin (02/03/2020).

Rudy menuturkan, penerima bantuan ialah mereka yang mengalami musibah sesuai yang dialami warga. Mulai pedagang makanan/minuman yang dijarah, korban luka, hingga sepeda motor dan ladang persawahan milik warga yang rusak.

Ia berharap, penerima bantuan ikhlas menerima musibah dan bantuan dari Pemprov Jatim tersebut. Sehingga, bantuan yang diperoleh itu bisa dimanfaatkan kembali oleh warga yang menjadi korban sebagaimana kebutuhannya.

Pada kesempatan yang sama kepala Bakesbangpol Pemprov Jatim Jonathan Judyanto menambahkan, pihaknya telah menyalurkan bantuan total senilai Rp 176 juta lebih kepada warga kota Blitar korban kerusuhan supporter Arema-Persebaya.

Bantuan seratus tujuh puluh enam juta lebih ini disalurkan kepada sekitar 62 warga. Rincianya, di kelurahan Kauman ada 6, Sukorejo ada 2, Tanjungsari 1, Pakunden ada 1, sepeda motor wilik warga Pakunden ada 13. Kemudian areal persawahan yang rusak ada 25 warga dengan kerugian totalnya Rp 51 juta. 

"Kemudian yang luka-luka ada 10 orang. Yang perawatan ada 9 orang. Yang luka-luka ditanggung seluruhnya. Ini bentuk kepedulian Gubernur Jawa Timur. Jadi ini bantuan, bukan ganti rugi," tukasnya. 

(Faisal / Hms / Adv

Berita Terkait