Presiden Jokowi didampingi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU PR) Basuki Hadimoeljono meninjau pekerjaan pembangunan jalan Solo - Purwodadi, di kawasan Kalijambe, Sragen. Minggu (23/7/2023).
Klikwarta.com, Sragen - Presiden Joko Widodo meninjau langsung pengerjaan proyek pembangunan ruas Jalan Raya Solo - Purwodadi, di kawasan Kalijambe, Sragen, Jawa Tengah, pada Minggu (23/7/2023) siang.
Pembangunan jalan tersebut merupakan salah satu titik pekerjaan yang tertuang dalam program pembangunan jalan daerah berdasar Inpres Nomor 3 Tahun 2023, yang diterbitkan untuk menopang kelancaran perhubungan antar daerah dan mewujudukan kemapanan infrastruktur secara nasional.
Presiden Jokowi meninjau pekerjaan pembangunan jalan Solo - Purwodadi didampingi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU PR) Basuki Hadimoeljono, dan Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati.
Menteri PUPR, Basuki Hadimoeljono menjelaskan, total panjang ruas jalan Solo - Purwodadi yang dikerjakan mencapai 59 kilometer. Panjang ruas jalan tersebut dikerjakan secara spot-spot.
"Setiap spot pengerjaannya kurang lebih sepanjang 5 kilometer. Sejumlah spot kini sudah ada yang mencapai 75% pengerjaannya. Sementara, spot yang lain masih belum dikerjakan. Secara total, progress pengerjaan jalan Solo - Purwodadi saat ini kurang lebih 54%. Total anggaran mencapai Rp97,4 miliar," kata Basuki Hadimoeljono kepada wartawan.
Sementara, Presiden Jokowi menegaskan, kemapanan jalan di Propinsi Jawa Tengah relatif baik dan telah mencapai 88% lebih. Prosentase ini lebih baik ketimbang kemapanan jalan di provinsi-provinsi lain di Sumatera, yang hanya berkisar 60%. Dia mengaku bernostalgia dengan ruas jalan yang sering dilewatinya semasa kecil ini.
"Sejak dulu, kondisi ruas jalan ini memang tidak pernah beres karena tanahnya tidak stabil. Maka, dengan betonisasi jalan setebal 15-25 centimeter di jalan Solo - Puwodadi saat ini, diharapkan bisa membuat ruas jalan Solo - Purwodadi lebih awet 10 tahun lebih. Ini merupakan investasi jangka panjang," ucap Jokowi.
Pewarta : Kacuk Legowo








