Plt Walikota Blitar Santoso saat mengunjungi lokasi pelaksanaan SKD CPNS Kota Blitar tahun 2019
Klikwarta.com | Kota Blitar - Demi menguatkan mental dan semangat peserta saat mengerjakan soal Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pada seleksi CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) Kota Blitar tahun 2019, Plt Walikota Blitar Santoso mendatangi lokasi pelaksanaan tes.
Didampingi sejumlah kepala OPD terkait di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar dan Kediri, Plt Walikota Santoso meninjau kondisi dilaksanakannya tes yang digelar di Basement Simpang Lima Gumul (SLG) Kabupaten Kediri, Minggu (16/02/2020).
"Ini bukti kepedulian kami selaku Pemkot Blitar pada proses perekrutan CPNS atau calon Apartur Sipil Negara (ASN). Harapannya, pelaksanaan awal hingga akhir berjalan sesuai dengan rencana,” tuturnya.
Mantan kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Pemkot Blitar menegaskan, pihaknya telah intens dan atensi soal perekrutan CPNS tahun ini. Bukan hanya ikut memantau pelaksanaan ujian, tetapi juga memberikan supervisi kepada panitia, terutama dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkot Blitar. Intinya, agar memberikan pelayanan yang terbaik kepada peserta.
"Oleh karena itulah kesempatan untuk pengadaan CPNS tahun ini harus dimanfaatkan dengan baik. Kami berusaha memberikan pelayanan yang terbaik. Harapannya tercipta abdi negara yang profesional, kapabel dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi kota Blitar khususnya,” tukasnya.
Demi itu, dia memastikan seluruh pengadaan hingga proses seleksi hingga tahap akhir nanti akan berjalan dengan lancar, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Pasalnya, sambungnya, semua mekanisme pelaksanaan seleksi itu dilakukan secara digital, bahkan metode pengerjaan soal seleksi menggunakan sistem CAT (Computer Assisted Test).
Plt Walikota Santoso mencontohkan, pelaksanaan seleksi administrasi hingga tes berlangsung transparan. Bahkan, pada seleksi administrasi panitia memberikan kesempatan untuk masa sanggah. Sebagai bukti panitia memberikan kesempatan jika ada yang ingin menyuarakan kritik dan sanggahan.
“Tes ini transparan dan tidak dipungut biaya sama sekali. Kami percaya, nantinya bakal tercetak ASN yang bersih dan punya profesionalitas yang tinggi,” imbuhnya.
Diketahui, terdapat 5.390 peserta yang berhak mengikuti tes SKD. Sebanyak 5.390 peserta itu memperebutkan jumlah formasi yang tersedia.
Untuk tenaga kesehatan kuota sebanyak 32 formasi, pendidikan 100 formasi dan tenaga teknis 66 formasi. Peserta SKD mengikuti ujian mulai 16 Februari hingga 19 Februari. Dalam satu hari ada lima sesi dari total 19 sesi. Sesi pertam mulai pukul 08.00-09.30, 10.00-11.30, 12.30-14.00, 14.30-16.00, 16.30-18.00.
(Faisal / Hms / Adv)








