Sengaja Cari Musuh, 4 Pelajar Diamankan Polisi usai Nekat Bacok Remaja 14 Tahun

Senin, 03/10/2022 - 19:33
Kapolsek Tambora Kompol Rosana Albertina Labobar didampingi kanit Reskrim Akp Yugo Pambudi saat konferensi pers, Senin (03/10/2022).
Kapolsek Tambora Kompol Rosana Albertina Labobar didampingi kanit Reskrim Akp Yugo Pambudi saat konferensi pers, Senin (03/10/2022).

Klikwarta.com, Jakarta - Polsek Tambora Jakarta Barat mengamankan 4 pelajar usai membacok korban seorang remaja umur 14 tahun hingga mengakibatkan punggung korban terluka akibat luka bacokan senjata tajam.

Diketahui, peristiwa tersebut terjadi di jalan tambora V tambora Jakarta Barat pada hari Rabu tanggal 28 September 2022 sekitar pukul 14.30 Wib lalu.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Barat Kompol Moch Taufik Iksan mengatakan, saat ini Polsek Tambora telah berhasil mengamankan para pelaku pembacokan tersebut.

"Adapun pelaku yang berhasil diamankan berjumlah 4 pelajar dan satu lagi masih DPO", ujar Kompol Moch Taufik Iksan saat press conference di Polsek Tambora, Senin (3/10/2022).

Senada dikatakan Kapolsek Tambora Kompol Rosana Albertina Labobar didampingi kanit Reskrim Akp Yugo Pambudi, bahwa para pelaku yang melakukan berjumlah 5 orang. "Kami telah berhasil mengamankan sebanyak 4 pelaku tersebut, sementara untuk sau pelaku lainnya masih dalam pencarian", ungkapnya.

bb

Lanjut Rosana menjelaskan mulanya mereka memang dengan sengaja berkumpul di sebuah lapangan untuk mencari musuh tawuran. Kemudian mereka saling berboncengan mengendarai sepeda motor.

Di Jalan Tambora V, para pelaku melihat korban tengah nongkrong bersama teman-temannya. Kemudian mereka turun dari motor dengan membawa celurit dan mengejar korban.

"(Korban) dibacok bergantian mengenai punggung belakang korban," imbuh Rosana.

Motif para pelaku memang mereka dengan sengaja mencari musuh untuk melakukan aksi tawuran.

"Jadi para pelajar ini mencari musuh tawuran hanya untuk berdalih mencari pengakuan saja dengan sekolah lainnya," terang Rosana.

Lanjut Rosana mengatakan bahwa kasus ini bukan kasus tawuran pelajar. "Sekali lagi saya terangkan ini bukan kasus tawuran, mereka hanya mencari musuh untuk mendapatkan pengakuan", tegasnya.

"Mereka datang dari luar wilayah Tambora dengan sengaja datang untuk mencari musuh dan kebetulan juga terjadi diwilayah Tambora," ucapnya.

"Kami dari jajaran Polsek Tambora juga telah secara masif memberikan edukasi maupun melakukan pendataan terhadap sejumlah remaja agar tidak melakukan aksi tawuran", jelasnya.

Untuk mempertanggung Jawabkan atas perbuatannya pelaku dikenakan pasal 170 Kuhpidana.

(Kontributor: Arif)

Related News