Setda Natuna Pimpin Rapat Koordinasi Penanganan Bencana Hidrometeorologi

Jumat, 17/01/2025 - 20:16
Sekretaris Daerah (Setda) Natuna, Boy Wijanarko Varianto memimpin rapat koordinasi penanganan bencana Hidrometeorologi melalui Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Natuna

Sekretaris Daerah (Setda) Natuna, Boy Wijanarko Varianto memimpin rapat koordinasi penanganan bencana Hidrometeorologi melalui Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Natuna

Klikwarta.com, Natuna - Sekretaris Daerah (Setda) Natuna, Boy Wijanarko Varianto memimpin rapat koordinasi penanganan bencana Hidrometeorologi melalui Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Natuna.

Bertempat di ruang rapat Kantor Bupati Natuna, Lantai ll. Jl. Batu Sisir Desa Sungai Ulu Kecamatan Bunguran Timur Kabupaten Natuna Provinsi Kepulauan Riau. Jum'at (17/01/2025).

Dalam Sambutannya H. Boy Wijanarko Varianto juga mengatakan bahwa rapat koordinasi ini di gelar untuk mengambil beberapa langkah strategis dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan dalam mengurangi resiko bencana.

“Rapat Koordinasi penanganan bencana hidrometeorologi kita adakan karena kondisi cuaca di wilayah kita sedang tidak baik-baik saja, maka dampak ini harus kita tindak lanjuti terkait dengan masalah kebencanaan.,"Ungkap Boy Wijanarko.

"Sebelumnya sudah dilaksanakan rapat bersama Kajari Natuna dan Stakeholder tentang ada beberapa hal yang di sepakati didalam rapat tersebut kami juga akan merekomendasikan dan menyarankan beberapa langkah strategis untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam mengurangi risiko bencana.,"Ucap Boy Wijanarko Varianto.

Ia juga menambahkan ada beberapa hal di dalam rekomendasi langkah strategis untuk meningkatkan kesiapsiagaan di dalam mengurangi dan risiko bencana.

Oleh sebab itu ada beberapa langkah strategis untuk meningkatkan didalam kesiapsiagaan untuk mengurangi risiko bencana di antarnya.

1. Perlu dibuat Produk Hukum/Payung Hukum yang bisa Menjadi Dasar dalam setiap tindakan yang diambil untuk Penanganan Kebencanaan.

2. Pentingnya adanya Posko Terpadu dari Stakeholder Terkait dalam Penanganan Bencana.

3. BPBD sudah mengeluarkan Himbauan dan Membuat SK Status Siaga Darurat Terkait Kebencanaan.

4. TNI dan Polri Siap Mendukung dan Mensupport dalam Penanganan Bencana.

5. Segera  Melaksanakan Aksi Nyata dalam Kejadian Tanggap Darurat.

6. Perlu di buat jalur Evakuasi di beberapa Titik Tertentu.

7. Perlunya Kerjasama Tim dalam Penanggulangan Bencana.

8. Peningkatan Sistem Peringatan Dini, Mengembangkan Sistem Peringatan Dini untuk mendeteksi Potensi Bencana, seperti sistem Pemantauan Cuaca.

Senada dengan Kapala Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Natuna, Raja Darmika
menyampaikan bahwa saat ini status masih siaga darurat, dan belum tanggap darurat serta penetapan tanggap darurat dan harus melalui rapat koordinasi lebih lanjut.

“Saat ini status Siaga darurat tersebut belum tanggap darurat dan penetapan tanggap darurat harus melalui rapat koordinasi yang lebih lanjut dengan melibatkan pihak dan stakeholder terkait dalam penetapan status tanggap darurat tersebut," ucap Raja Darmika.

Ia juga menyampaikan pihaknya juga telah menyampaikan informasi kepada masyarakat melalui berbagai media dan sarana informasi terkait himbauan cuaca ekstrim dan gelombang ekstrim.

“Kami dari BPBD Kabupaten Natuna telah menyampaikan informasi kepada seluruh masyarakat tentang himbauan cuaca yang ekstrim dan gelombang ekstrim di berbagai media dan sarana informasi di Kabupaten Natuna.,"Tutup Raja Darmika.

Kontributor : Ilham

Berita Terkait