Pasca kerusuhan terjadi
Klikwarta.com, Jatim - Pasca tragedi kerusuhan suporter Aremania di stadion Kanjuruhan, Malang pada Sabtu (1/10/2022) malam. Selain mengakibatkan 129 orang meninggal dunia, juga mengakibatkan ratusan orang lainnya luka-luka.
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta menyampaikan, saat ini masih ada 180 orang yang masih dalam proses perawatan.
"Tadi dilakukan proses pengecekan langsung oleh petugas terkait dengan upaya-upaya penyembuhan kepada yang sedang dirawat", ujarnya, Minggu (02/10/2022).
Kapolda Jatim juga menyampaikan, tidak semua suporter turun lapangan, dan tidak semua melakukan aksi anarkis, serta tidak semuanya kecewa.
"Kami juga ingin menyampaikan bahwa dari 40.000 penonton yang hadir kurang lebih, tidak semuanya anarkis, tidak semuanya kecewa, hanya sebagian yaitu sekitar 3000-an yang masuk turun ke tengah lapangan sedangkan yang lain itu tetap diam diatas," paparnya.
"Jadi ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan, kalau memang semuanya mematuhi aturan kami juga akan melaksanakan juga dengan baik, tapi ada sebab dan akibatnya kami akan menindak lanjuti," pungkas Kapolda Jatim.
Di penutup keterangannya, Irjen Pol Nico Afinta bersama Forkopimda Jatim dan Forkopimda Kabupaten Malang menyampaikan belasungkawa dan pihaknya juga akan melakukan langkah-langkah kedepan dengan stakeholder agar pristiwa serupa tidak terulang kembali, petugas juga akan melakukan pengecekan kembali supaya tidak ada masyarakat ataupun penonton yang masih tertinggal di stadion.
(Kontributor: Arif)








