Kasat Reskrim IPTU Nirwan Fakaubun SIK
Klikwarta.Com. Raja Ampat, Papua Barat - Polres Raja Ampat sudah memeriksa beberapa saksi terkait Kasus pengrusakan tugu selamat datang di Kota Waisai, dan saat ini masih menuggu juga keterangan dari pihak kontraktor.
“Sejak tertangkapnya pelaku yang berinsial YP pada tanggal 9 mei 2020 Kasus pengrusakan tugu ini tidak mengalami kendala” ungkap Kasat Reskrim Polres Raja Ampat IPTU Nirwan Fakaubun S.IK di ruang kerjanya, Senin (01/06/2020).
Ia juga mengatakan untuk pelaku (YP) diperkirakan sekitar tanggal 3 atau 4 Juni nanti sudah tahap satu dan berkasnya akan dikirim ke Kejaksaan Negeri Sorong untuk diserahkan ke JPU.
“Kami sudah memeriksa lima saksi yang dimana tiga diantaranya adalah saksi pengrusakan dan dua diantaranya dari pihak dinas terkait yang mengetahui pekerjaan tugu selamat datang tersebut, dan dari hasil klarifikasi dinas terkait membenarkan adanya pekerjaan tersebut yang kerjakan pada akhir tahun 2019”, terang Kasat Reskrim.
Kasat juga menyampaikan, Jika diduga ada indikasi Tipikor maka sudah pasti akan dilakukan pendalaman satu unit pekerjaan tesebut baik itu dari PA, KPA, PPTK dan PPK bahkan ke Panitia Lelang.
Klik : Amankan Pengerusak Tugu, Polres Raja Ampat Juga Akan Periksa Pihak Pemegang Proyek
Jadi, tambahnya, pekerjaan tersebut berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU) dengan nilai pekerjaan Rp 1, 5 Milyar yang dikerjakan oleh CV Dafalen Mandiri sesuai dengan kontrak kerja yang sudah ada.
“Kalau dilihat pekerjaan ini dengan nilai Rp 1,5 Milyar dilakukan termasuk cepat, dan saat ini kami juga belum cek terkait konstruksi dari pekerjaan tersebut. Karena dari pihak penyedia jasa atau kontraktor belum hadir karena masih terkendala dengan transportasi”, ungkap Fakaubun.
Klik : Ini Motif di Balik Pengrusakan Tugu yang Jadi Salah Satu Icon di Raja Ampat
Kasat Reskrim Nirwan Fakaubun juga mengatakan, yang bersangkutan, dalam hal ini Pihak kontraktor sendiri saat dihubungi masih di Jayapura dan mungkin dalam waktu dekat apabila situasi Covid-19 ini sudah mulai meredah yang bersangkutan akan hadir untuk memberi keterangan terkait pekerjaan Tugu selamat datang tersebut.
“Yang jelas inti dari pada pekerjaan tersebut adalah pihak kontaraktor, karena dia (Kontaraktor-red) yang mengetahui semua pekerjaan, mulai dari jasa tukang, pembelian material dan segala hal yang menyangkut dengan pekerjaan”, tandasnya.
(Pewarta : Mustajib)








