Komisi E DPRD Jatim Lepas Kontingen Sepak Bola Amputasi 

Kamis, 23/11/2023 - 22:20
Komisi E DPRD Jatim Lepas Kontingen Sepak Bola Amputasi 
Komisi E DPRD Jatim Lepas Kontingen Sepak Bola Amputasi 

Klikwarta.com, Jawa Timur - Wakil Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur, Hikmah Bafaqih melepas tiga kontingen tim sepak bola amputasi ke Jakarta untuk memperebutkan piala Menpora. Tiga kontingen tersebut berasal dari Surabaya, Malang dan Madura.

Sebelum melepas  kontingen Hikmah memberi uang saku kepada tim sepak bola amputasi, di Gedung DPRD Jatim, Kamis 23 November 2023. Selama di Jakarta, mereka tinggal di Jakarta hingga 28 November 2023.

Hikmah menjelaskan, sebenarnya ada 8 daerah yang akan mengirim tim sepak bolanya. Tetapi lima daerah tersebut batal memberangkatkan timnya karena tidak mempunyai anggaran. Namun Hikmah tak membeberkan lima daerah karena tak hafal.b

"Sesungguhnya ada 8 daerah yang berpotensi berangkat. Tetapi lima daerah tak memberangkatkan karena ketiadaan dana. Hanya Jember yang berpotensi, tapi tak berangkat," ucapnya.

Politisi asal PKB itu berharap kedepannya,  kabupaten/kota di Jatim lebih peduli terhadap sepak bola amputasi. Mengingat saat ini sepak bola amputasi mendapat respon positif dari masyarakat. 

" Hari ini mereka berangkat dibantu Sekdaprov, Dinsos, Dispora, KONI, dan DPRD, semua patungan. Akhirnya (tim sepak bola amputasi) bisa berangkat gratis dan mendapat sangu. 

Sementara Wakil Ketua Perkumpulan Sepak Bola Amputasi Indonesia (PSAI) Asprov Jatim, Abdul Syakur membeberkan, setiap kontingen ada 15 orang yang terdiri dari pemain dan official. Mengingat pengurus pusat hanya memberi kuota 15 orang.

"Satu rombongan 15 orang karena dari pusat hanya kuotanya 15 orang. Nanti ada enam tim yang bertanding, selain tiga daerah di Jatim, juga ada dari Jakarta, Riau dan Yogyakarta.  Jatim harus menang," tegasnya.

Abdul mengaku kedatangannya dan tim sepak bola untuk meminta support ke legislator, KONI dan Dispora, meskipun semuanya mandiri. Ia berharap kedepan ada liga untuk kontingen sepak bola amputasi. 

Ia menyebut bahwa ada uang binaan untuk para tim sepak bola. Mengingat saat ini perhatian pemerintah sangat minim. "Paling tidak ada uang binaan karena kita latihan sekali," pungkasnya.

Pewarta : Supra

Related News