Kue Serabi Solo
Klikwarta.com, Solo - Selain memiliki banyak tempat wisata, Solo juga memiliki beragam kuliner khas. Diantaranya adalah kue Serabi yang hampir mirip dengan pancake. Minggu (4/2).
Serabi Solo adalah makanan khas Solo yang berbentuk bulat seperti piring dengan sedikit kerak di sekelilingnya.
Tekstur Serabi Solo kenyal namun tetap lembut, dan memiliki rasa yang sangat legit.
Serabi Solo berbeda dengan Serabi yang ada di kota Bandung. Perbedaannya yakni pada bahan dasar yang digunakan untuk membuat Serabi.
Serabi Solo dibuat dari tepung beras, sedangkan serabi Bandung dari tepung terigu.
Serabi Solo menggunakan tepung beras, gula, santan kelapa, dan garam, serta daun pandan sebagai pewangi.
Serabi Solo biasanya disajikan dengan cara digulung dengan daun pisang agar mudah ketika dimakan.
Serabi Solo tersedia dalam beberapa varian rasa, seperti rasa original, cokelat, dan nangka.
Serabi Solo juga memiliki ciri khas tersendiri, yakni pada pembuatannya yang menggunakan tungku baja, bukan menggunakan tungku tanah liat.
Berbeda dengan daerah lain yang menghidangkan Serabi dengan kuah manis dan gurih yang terbuat dari santan, Serabi Solo tidak memiliki kuah.
Hal ini karena serabi Solo umumnya sudah tercampur dengan santan.
Dilansir dari beberapa sumber, Serabi diperkirakan sudah ada sejak zaman Kerajaan Mataram.
Serabi juga beberapa kali disebut dalam Serat Centhini yang ditulis para pujangga Keraton Surakarta pada tahun 1814 hingga tahun 1823 atas perintah Pakubuwana V.
Cara membuat serabi Solo pun cukup mudah, bahan yang digunakan juga gampang ditemukan.

Berikut cara membuat serabi solo.
Bahan:
125 gr tepung beras
1 sdm tepung tapioka
350 ml santan kekentalan sedang
1 butir telur
25 gr gula pasir
1 sdt ragi
Sejumput garam
2 lb daun pandan
Daun pisang untuk membungkus
Cara membuat
1. Didihkan santan dengan garam dan daun pandan, aduk perlahan agar tidak pecah.
2. Setelah mendidih matikan api lalu diamkan sejenak dan tambahkan santan kental sebanyak 50 ml, lalu sisihkan.
3. Siapkan tepung beras, tapioka, gula pasir dan ragi.
4. Setelah adonan santan memiliki suhu ruang, tuang secara perlahan dan aduk perlahan agar tepung tidak menggumpal.
5. Setelah adonan jadi masukkan telur dan aduk hingga telur tercampur rata lalu tutup wadah dengan rapat dan biarkan hingga 1 jam.
6. Sementara menunggu adonan jadi, siapkan daun pisang dan potong-potong sesuai selera
7. Panaskan teflon dengan api paling kecil lalu tuang 1 sendok sayur, tutup teflon sampai muncul lubang-lubang, tambahkan topping dan ratakan
8. Siapkan daun pisang, gulung serabi, lapisi daun pisang dan sajikan. (*)
Kontributor: Arif








