Komandan SAR Kabupaten Karanganyar, Prihanto (kiri), secara simbolis menyerahkan sumbangan paket sembako kepada perwakilan anggota relawan untuk didistribusikan kepada warga terdampak pandemi Covid-19.
Klikwarta.com, Karanganyar - SAR Kabupaten Karanganyar dan relawan kembali mendistribusikan sejumlah paket kebutuhan pokok (sembako) bagi warga yang terdampak pandemi Covid-19 di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, pada Jumat (20/08/2021).
Kali ini, sebanyak 800 paket sembako yang terdiri dari beras, sayur mayur, mie instan, minyak, telur dan susu sachet mereka distribusikan ke beberapa wilayah kecamatan.
Di Kecamatan Kebakkramat, pendistribusian sebanyak 74 paket dilakukan di sejumlah titik yang meliputi empat wilayah kelurahan yaitu Kaliwuluh, Ngelarangan, Malanggaten dan Sembungan. Di Kecamatan Karanganyar, pembagian meliputi sejumlah wilayah di Kelurahan Jungke, Popongan, Bejen, Gayam, Cangakan dan Gedong sebanyak 110 paket dan Lalung 15 paket. Di Kecamatan Gondangrejo pembagian bantuan meliputi wilayah Kelurahan Wonorejo dan Karangturi sebanyak 90 paket, juga 25 paket di titik yang lain.
Sedangkan di wilayah Kecamatan Mojogedang sebanyak 45 paket, Kecamatan Colomadu 50 paket, Kecamatan Kerjo pembagian bantuan dilakukan di wilayah Kelurahan Kerjo sebanyak 35 paket. Untuk beberapa kecamatan lainnya, seperti Kecamatan Jatipuro pembagian ada di wilayah Kelurahan Jatisuko sebanyak 40 paket, di Kecamatan Jaten meliputi dua wilayah di Kelurahan Jetak dan Jetis sebanyak 64 paket.
Pendistribusian bantuan juga dilakukan di wilayah Kecamatan Jumantono di Kelurahan Genengan sebanyak 15 paket. Di Kecamatan Jatiyoso pembagian sembako ditujukan di Kelurahan Ukir Sawit sebanyak 35 paket. Juga di Kecamatan Tasikmadu pembagian dilakukan di wilayah Kelurahan Karangmojo sebanyak 15 paket.
Sementara itu, untuk daerah pegunungan, pendistribusian bantuan dilakukan di wilayah Kecamatan Tawangmangu sebanyak 40 paket, Kecamatan Karangpandan yang meliputi Kelurahan Jetis dan Srandon sebanyak 8 paket, Kecamatan Matesih meliputi sejumlah titik pembagian yang berada di Kelurahan Ngadiluwih sebanyak 34 paket. Di Kecamatan Jenawi pendistribusian dilakukan di wilayah Kelurahan Trengguling sebanyak 15 paket juga Lempong sebanyak 30 paket dan di Kecamatan Ngargoyoso di Kelurahan Jatiharjo sebanyak 15 paket.
Sedangkan 45 paket sembako juga dibagikan ke lokasi yang lain.
Terkait kegiatan pendistribusian bantuan tersebut, Komandan SAR Karanganyar, Prihanto, mengatakan persiapan pengumpulan sejumlah paket sembako itu dilakukan selama dua minggu.
"Untuk pengumpulan delapan ratus paket sembako ini kita melakukan persiapan selama dua minggu. Jadi kami memang menampung, lalu kita lakukan komunikasi dengan jejaring kami yang ada di setiap kecamatan. Selanjutnya, mereka menginfokan jika ada donasi yang masuk, lalu kita kumpulkan dan terkumpulah sebanyak delapan ratus paket untuk kita distribusikan hari ini," jelas Prihanto kepada wartawan di sela persiapan pendistribusian bantuan tersebut, di Markas Komando SAR Kabupaten Karanganyar, Jumat (20/08/2021).
"Bantuan sembako kali ini merupakan sumbangan dari beberapa donatur, di antaranya ada dari Relawan SEJUK Jumantono, Komunitas IPK (Isuzu Panther Karanganyar), Bagana Karanganyar, PSHT, ada juga sumbangan dari Paspampres Grup 2 B. Untuk sayur mayur ada sumbangan dari warga Jenawi, Tambak, Blumbang dan juga dari warga Selo, Kecamatan Cepogo, Boyolali serta donatur dari masyarakat lainnya. Kemudian sumbangan dari Ibu Etik, Warung Sate Pak Ali, beras sejumlah dua ton dari Ibu Purwito dan ada juga sumbangan telur," tambahnya.
Komandan SAR Kabupaten Karanganyar, Prihanto, kembali
menyampaikan, kepada masyarakat Karanganyar untuk bisa membantu warga yang saat ini terdampak pandemi Covid-19. Untuk penyaluran sumbangan, kata Prihanto, masyarakat dipersilahkan melalui SAR Karanganyar atau melalui relawan yang lain maupun memberi bantuan mereka secara pribadi.
"Kegiatan ini masih berkelanjutan, artinya masih ada stock yang memang kita stay kalau sewaktu - waktu ada warga yang meminta, kita juga ada persiapan. Jadi selain yang kita keluarkan berdasar data yang ada saat ini, masih ada juga yang kita siapkan untuk keperluan insidental," tandasnya.
(Pewarta : Kacuk Legowo)








