Jubir LSM Koalisi Rakyat Bersatu Wahyu Candra
Oleh: Wahyu Candra
(Jubir LSM Koalisi Rakyat Bersatu (KRB) Aceh Barat Daya)
Sama-sama semua kita ketahui dan pahami betapa pentingnya lembaga legislatif tempatnya perwakilan masyarakat sebagai penyeimbang jalannya roda pemerintahan dengan semua fungsinya.
Maka dari itu masyarakat pasti sangat mengharapkan kinerja bagus dari para legislator tersebut dan tidak hanya sebatas nyanyian setuju di kursi terhormat nantinya.
Sama-sama juga kita tahu dewan adalah para legislator yang awalnya mencalonkan diri melalui partai politik yang kemudian bertarung untuk memperoleh suara terbanyak untuk mendapatkan kursi.
Lalu bagaimana hubungannya dengan partai dan dengan pimpinan eksekutif yang mungkin didukung oleh partai yang sama pada masa pencalonan. Disinilah para legislator dituntut untuk loyal dan amanah pada sumpahnya, karena mereka disumpah sebagai wakil rakyat bukan wakil partai.
Artinya atas nama rakyat mereka mesti mengesampingkan kepentingan pribadi dan kelompok.
Salah satu fungsi dari legislatif adalah pengawasan, maka artinya berlaku otomatis bahwa tujuan masyarakat memilih mereka salah satunya adalah untuk mengawasi roda pemerintahan, maka yang patut dipahami adalah mengawasi, yang dimaksud disini yaitu posisi legislatif sejatinya itu merupakan oposisi.
DPRK mesti kritis, dan bekerja dengan penuh tanggung jawab. Mereka dipilih oleh rakyat, semestinya bekerja untuk kemaslahatan rakyat. Amanah itu tidak hanya sebatas 5 tahun ke depan dan selesai, akan tetapi pertanggung jawabannya sampai ke hadapan Allah kelak.
DPRK yang baru dilantik sejatinya benar-benar memberi angin segar kepada masyarakat terkait dengan semakin menipisnya kepercayaan masyarakat selama ini akan kinerja perwakilan mereka disana, salah satu caranya yaitu dengan benar-benar melakukan pengawasan pemerintahan dengan baik dan berintegritas. (Ril/Armiya)








