Tinjau Vaksinasi Masal di Ponpes Nurul Ulum Blitar, KaBINda Jatim Apresiasi Antusias Para Santri

Jumat, 01/10/2021 - 16:38
KaBINda Jawa Timur Rudy Iskandar (baju merah) Didampingi Pengasuh Ponpes Nurul Ulum dan Kapolres Blitar Tinjau Vaksinasi Masal ke Santri (foto : Faisal NR / Klikwarta.com)

KaBINda Jawa Timur Rudy Iskandar (baju merah) Didampingi Pengasuh Ponpes Nurul Ulum dan Kapolres Blitar Tinjau Vaksinasi Masal ke Santri (foto : Faisal NR / Klikwarta.com)

Klikwarta.com Blitar - Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (KaBINda) Jawa Timur (Jatim) Rudy Iskandar mengapresiasi santri dan santriwati pondok pesantren (ponpes) Nurul Ulum kabupaten Blitar yang semangat dan antusias mengikuti vaksinasi Covid-19.

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada jajaran pimpinan daerah setempat bersama jajarannya yang telah berupaya mensukseskan upaya-upaya percepatan vaksinasi. Apresiasi positif ini ia sampaikan tatkala meninjau vaksinasi di ponpes nurul ulum kabupaten Blitar yang dihadiri Forpimda Blitar Raya serta Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Manoarfa.

"Jadi kami bersinergi dengan TNI Polri dan BIN yang melaksanakan vaksinasi terutama pada pelajar yang berusia 12 hingga 17 tahun. Misalnya seperti kegiatan vaksinasi pada tingkat SMP, SMA, pondok pesantren dan madrasah, juga vaksinasi melalui door to door kepada para lansia. Kebetulan disini hanya vaksinasi untuk lingkungan pondok pesantren Nurul Ulum,” ungkapnya, Jumat (1/10/2021).

BIN, kata Rudy, menyediakan dosis vaksin Sinovac kepada ponpes Nurul Ulum juga berdasarkan jumlah santri dan santriwati disana, yakni berkisar 1.252 santri dan santriwati. Secara umum, vaksinasi nasional untuk Jawa Timur menurutnya juga telah berjalan sangat baik. Ini terbukti dengan berubahnya zona resiko kasus Covid-19 yang semula merah pekat menjadi zona kuning.

"Program vaksinasi nasional untuk wilayah Jawa Timur sudah masuk angka tinggi, hal itu dibuktikan Jatim masuk daerah kuning, yang berawal dari daerah merah kelam dan sekarang masuk kuning. Hal tersebut hasil dari sinergitas dan masifnya kita melaksanakan vaksinasi, baik dari Gubernur, Kapolda dan Pangdam, disamping itu BIN juga melaksanakan vaksinasi,” tukasnya.

Terpisah, Menteri Suharso merasa bangga melihat perkembangan pencegahan Covid-19 serta proses upaya penyelesaian vaksinasi. Secara umum, vaksinasi nasional sudah berjalan baik. Per hari, harapannya bisa tembus 2,5 juta lebih orang dapat divaksin.

Ia juga mengapresiasi para santri dan santriwati yang telah berani dan memahami mengapa ia harus menerima vaksin Covid-19. Adanya vaksinasi baginya cukup membantu penguatan kekebalan tubuh dari ancaman virus Covid-19.

"Vaksinasi akan sangat membantu. Satu kebaikan dan saya lihat tadi sendiri, saya ingin menyaksikan generasi muda umur 12 hingga 13 tahun yang punya semangat kedepan dan berani untuk di vaksin dan mereka paham betul kenapa mereka harus melakukan vaksin. Vaksinasi sekarang sudah berjalan dengan baik, kita berusaha sampai 2,5 juta per hari dan kita ingin mencapai kekebalan komunal, kira kira pada akhir tahun ini," jelasnya.

 

(Pewarta : Faisal NR)

Berita Terkait