Kemendagri Gelar Diklat Tingkatkan Kapasitas Aparatur Pusat dan Daerah di Bidang Intelijen dan Kewaspadaan Dini

Selasa, 11/06/2024 - 05:47
Diklat Tingkatkan Kapasitas Aparatur Pusat dan Daerah di Bidang Intelijen dan Kewaspadaan Dini
Diklat Tingkatkan Kapasitas Aparatur Pusat dan Daerah di Bidang Intelijen dan Kewaspadaan Dini

Klikwarta.com, Bandung - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Peningkatan Kapasitas Aparatur Pusat dan Daerah Bidang Intelijen dan Kewaspadaan Dini Berbasis Sistem Informasi. Acara ini berlangsung di Ballroom Sutan Raja Hotel Convention Centre, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mulai tanggal 9 hingga 16 Juni 2024.

Dalam sambutannya, Pelaksana Harian (Plh.) Direktur Jenderal (Dirjen) Polpum Kemendagri Togap Simangunsong mengatakan, kemampuan intelijen dapat mendukung perjalanan karier aparatur ke depan. Dengan kemampuan ini, para aparatur dapat mengamati lingkungan sekitar sebagai bentuk bagian dari pengawalan terhadap keamanan.

“Saya kira ilmu intelijen ini dibutuhkan di semua tempat,” ujarnya saat membuka kegiatan tersebut, Minggu (9/6/2024).

.

Di lain sisi, dirinya juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) karena telah mengawal pelaksanaan Pemilu 2024 sehingga berjalan baik. Partisipasi pemilih juga terbilang tinggi dan tidak terjadi kerusuhan yang berarti. Adapun dinamika selama Pemilu merupakan sesuatu yang wajar. Terpenting, berbagai persoalan yang muncul dapat diselesaikan dengan baik.

"Jadi, kerja sama kita yang baik dalam tahapan Pemilu kita itu jadi sudah ada pernyataan Presiden dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian bahwa Pemilu berjalan dengan sukses," katanya.

Menurutnya, Badan Kesbangpol sangat berperan dalam menyukseskan Pemilu maupun Pilkada. Berbagai macam upaya preventif dalam menghadapi permasalahan saat Pemilu maupun Pilkada, hanya bisa dilakukan oleh pihak yang mendalami ilmu intelijen.

Sementara itu, Plh. Direktur Kewaspadaan Nasional Ditjen Polpum Andi Baso Indra dalam laporannya mengatakan, peserta yang hadir sebanyak 150 orang terdiri dari aparatur pemerintah daerah (Pemda) dan Kemendagri. Dirinya berharap, kegiatan ini dapat mendukung tugas aparatur di lingkungan kerjanya masing-masing.

(Kontributor : Arif)

Tags

Related News