Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Sulawesi Selatan menggelar pelatihan rukyatul hilal di Kantor DPW LDII Provinsi Sulawesi Selatan, Jalan Urip Sumoharjo No.96 B, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (30/7/2023). Salah satu pemateri kegiatan adalah Dosen Ilmu Falak UIN Alauddin Makassar Dr Muhammad Rasywan Syarif SHi MSi.
Klikwarta.com, Makassar - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Sulawesi Selatan menggelar pelatihan rukyatul hilal di Kantor DPW LDII Provinsi Sulawesi Selatan, Jalan Urip Sumoharjo No.96 B, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (30/7/2023).
Hadir sebagai pemateri, Ketua Departeman Agama dan Dakwah DPP LDII KH Aceng Karimullah BE SE, Dosen Ilmu Falak UIN Alauddin Makassar, Dr Rasywan Syarif SH MSi, dan Wakil Sekretaris LDII Sulawesi Selatan Mujahidin ST. Kegiatan digelar secara hybrid yaitu daring dan luring. Peserta yang mengikuti kegiatan via zoom meeting terdiri dari pengurus DPD LDII Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan. Juga hadir pengurus PC dan PAC.
Hadir sebagai pemateri, Ketua Departemen Pendidikan Agama dan Dakwah DPP LDII K.H. Aceng Karimullah, BE SE yang menyampaikan materi “Peran LDII dalam Pengamatan Hilal dan Sidang Isbat Kemenag RI. Selain itu, Dosen Ilmu Falak UIN Alauddin Makassar Dr Muhammad Rasywan Syarif SHi MSi menyampaikan materi “Metode Rukyatul Hilal untuk Penentuan Awal Bulan Hijriah”. Adapun Wakil Sekretaris DPW LDII Sulawesi Selatan Mujahidin ST menyampaikan materi pengenalan teleskop.
Ketua Departemen Pendidikan Agama dan Dakwah DPP LDII KH Aceng Karimullah BE SE yang menyampaikan materi via zoom meeting menyampaikan, latar belakang LDII mengikuti kegiatan rukyatul hilal adalah melaksanakan perintah agama. “Turut serta mendukung kebijakan pemerintah dan MUI tentang pelaksanaan rukyatul hilal. Juga sebagai salah satu bentuk kontribusi LDII di bidang keagamaan dan dakwah,” ujar KH Aceng.
Dosen ilmu falak UIN Alauddin Makassar, Dr Rasywan Syarif SH MSi, dalam pemaparannya mengatakan, hilal itu adalah bulan sabit terkecil yang dapat dilihat oleh mata manusia beberapa saat setelah matahari terbenam. “Munculnya hilal akan didahului oleh peristiwa yang disebut ijtimak atau disebut juga konjungsi atau newmoon yaitu saat bulan dan matahari berimpit di bujur eliptika yang sama,” ujarnya.
Ketua DPW LDII Provinsi Sulawesi Selatan Dr Ir Abri MP dalam sambutannya menyampaikan, tim hilal LDII Sulawesi Selatan turut dalam prosesi pengamatan hilal yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan. “Tim dari LDII Sulawesi Selatan mengikuti kegiatan pengamatan hilal tersebut sebagai praktik pelatihan hisab rukyat yang dilaksanakan oleh DPP LDII,” ujar Abri.
Abri menyampaikan perlunya memperbanyak tenaga yang terlatih sebagai pengamat hilal. Untuk itu, pengamat hilal harus punya kemampuan, pengalaman, dan keahlian yang diasah terus menerus. “Oleh karena itu, pada hari ini DPW LDII Sulawesi Selatan menyelenggarakan pelatihan webinar dan pelatihan,” ungkap Ketua LDII Sulawesi Selatan ini.
Sebelumnya, tim hilal DPW LDII Sulawesi Selatan turut memantau hilal di Wisata Pantai Galesong Takalar dan Rooftop Mall GTC Makassar. (*)









