Brilliyans Batik Pesona Wastra Karangploso Menyapa Jakarta

Senin, 04/05/2026 - 16:11
Ibu Sri Astuti Brilliyans Batik

Ibu Sri Astuti Brilliyans Batik

Klikwarta.com, Malang, 4 Mei 2026 - Aroma malam panas dan kain basah masih terasa di sudut rumah sederhana di lingkungan asrama Yonkes 2/2 Kostrad, Karangploso. Di sanalah, tangan-tangan telaten milik Ibu Sri Astuti menuntaskan sentuhan akhir pada puluhan lembar batik tulis yang akan segera berangkat menuju Jakarta.

Tiga hari menjelang pembukaan ajang bergengsi Persit Bisa Vol II 2026, rumah itu berubah menjadi ruang produksi sekaligus galeri kecil. Kain-kain bermotif khas Malang dan Batu tertata rapi sebagian terlipat, sebagian tergantung, seolah siap “bercerita” kepada publik ibu kota pada 7–9 Mei mendatang.

Ibu Sri Astuti, yang merupakan istri dari Kopda Arif Ariyanto, tak hanya menyiapkan karya, tetapi juga membawa harapan besar dari balik lingkungan asrama menuju panggung nasional.

Namun di balik keindahan wastra tersebut, tersimpan kisah tentang kekuatan dukungan dan kebersamaan.

.

Bagi Ibu Sri Astuti, langkah menuju panggung nasional bukanlah perjalanan yang ditempuh sendiririan. Ada peran besar dari Ketua dan Pembina Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Koorcab Divif 2 PG Kostrad yang menjadi energi penggerak di balik berkembangnya Brilliyans Batik.

Dukungan itu hadir bukan sekadar dalam bentuk kata-kata. Ia menjelma menjadi aksi nyata membeli, mengenakan, hingga mempromosikan batik karya Ibu Sri dalam berbagai kesempatan.

“Dukungan Ibu Ketua dan Bapak Pembina sangat luar biasa. Beliau tidak hanya menyemangati, tapi benar-benar memakai batik karya saya. Itu menjadi kebanggaan sekaligus promosi terbaik bagi kami,” tutur Ibu Sri, matanya berbinar di sela kesibukan.

Perhatian tersebut bahkan menyentuh hal-hal yang sering luput dari sorotan. Menyadari tantangan UMKM saat harus tampil di luar kota, Persit KCK Koorcab Divif 2 PG Kostrad turut memastikan kebutuhan akomodasi hingga dukungan biaya perjalanan terpenuhi.

.

Langkah itu memberi ruang bagi Ibu Sri untuk fokus pada satu hal terpenting menghadirkan karya terbaiknya.

Di tengah segala persiapan, ada satu kabar yang paling menggetarkan hati Ibu Sri, rencana kehadiran langsung Ibu Ketua di lokasi pameran nanti. Kehadiran itu bukan sekadar simbolis, melainkan suntikan semangat yang tak ternilai.

“Mendengar Ibu Ketua akan hadir langsung membuat saya semakin bersemangat. Ini menjadi tanggung jawab besar untuk membawa nama baik Koorcab Divif 2 PG Kostrad di tingkat nasional,” ujarnya penuh harap.

Kini, seluruh persiapan telah mencapai tahap akhir. Dari pengecekan kualitas, pelabelan, hingga konsep display booth bertema Wastra Nusantara, semuanya telah disiapkan dengan matang. Brilliyans Batik pun tercatat sebagai salah satu dari 61 UMKM terpilih yang lolos kurasi pusat sebuah pencapaian yang tidak datang begitu saja.

.

Di balik setiap helai batik yang akan dipamerkan di Jakarta, tersimpan cerita tentang ketekunan, dukungan, dan mimpi yang dirawat bersama.

Dari balik pagar asrama, karya itu kini siap melangkah lebih jauh menyapa ibu kota, membawa identitas daerah, dan membuktikan bahwa kreativitas, ketika ditopang kebersamaan, mampu bersinar di panggung nasional.

Persit Bisa Vol II 2026 bukan sekadar pameran. Bagi Ibu Sri Astuti dan Brilliyans Batik, ini adalah tentang perjalanan, harapan, dan keyakinan bahwa karya dari sudut sederhana pun mampu menjadi kebanggaan Indonesia.

(Kontributor : Arif)

Berita Terkait