Walikota Santoso ke Guru Ngaji dan Minggu, 'Tahun Depan Isentif Naik'

Senin, 14/09/2020 - 17:19
Walikota Santoso Menyampaikan Sambutan Pengarahan ke Guru Minggu (foto: Faisal NR / Klikwarta.com)

Walikota Santoso Menyampaikan Sambutan Pengarahan ke Guru Minggu (foto: Faisal NR / Klikwarta.com)

Klikwarta.com | Kota Blitar - Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar akan menaikkan jumlah isentif bagi Guru Ngaji dan Guru Minggu pada tahun 2021 mendatang.

Walikota Blitar Santoso mengatakan, saat ini setiap Guru Ngaji dan Guru Minggu hanya menerima isentif dari Pemkot Blitar senilai Rp 185.000. Demi menunjang tugas dan fungsinya, nominal isentif itu bakal dinaikkan menjadi Rp 285.000 di tahun 2021, ada kenaikan Rp 100.000.

"Jadi pemberian isentif setiap bulan yang biasanya seratus delapan puluh lima ribu, maka tahun 2021 kita tingkatkan seratus ribu menjadi dua ratus delapan puluh lima ribu. Itupun kalau kita lihat dari pengabdian mereka belum seberapa," ucap Walikota Santoso seusai memberikan sambutan pengarahan pada acara Validasi Data dan Pembinaan Guru Ngaji dan Guru Minggu oleh Walikota Blitar, di Balaikota Koesomo Wicitro, Senin (14/09/2020).

Selain memberikan kenaikan pada isentif, lanjut Santoso, Pemkot Blitar juga memberikan seragam, sepatu dan sepatu slop kepada Guru Ngaji dan Guru Minggu. Belum bisa memastikan akan membutuhkan anggaran berapa demi memenuhi kebijakan itu, namun ia menegaskan keputusan itu akan diwujudkan tahun 2021.

Menurut penilaiannya, peran Guru Ngaji dan Guru Minggu itu tidak sekadar memberikan ilmu pendidikan agama saja.

Tetapi, disaat pandemi Covid-19 kasusnya makin bergolak di kota Blitar, maka diharapkan kepada Guru Ngaji dan Guru Minggu untuk gencar mensosialisasikan penerapan Protokol Kesehatan kepada anak didiknya.

"Jadi peran Guru Ngaji dan Guru Minggu ini juga bisa membantu pemerintah untuk menanggulangi wabah Covid-19 yang naik di kota Blitar. Mereka juga bisa mensosialisasikan Protokol Kesehatan kepada anak-anak didiknya," tukasnya.

(Pewarta : Faisal NR / Adv)

Berita Terkait