Pendampingan monev IRPOM di wilayah desa binaan
Klikwarta.com, Trenggalek – TNI melalui aparat komando kewilayahan terus memperkuat perannya dalam mendukung program pemerintah di sektor ketahanan pangan. Salah satu wujud nyata komitmen tersebut ditunjukkan Babinsa Desa Salamwates Koramil 0806-12/Dongko, Kodim 0806/Trenggalek, Serda Teguh Arifin yang bersama petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) bantuan Irigasi Perpompaan (IRPOM) di Kelompok Tani (Poktan) Rukun Rahayu, Desa Salamwates, Kecamatan Dongko, Kabupaten Trenggalek, Jumat (3/7/2026).
Kegiatan monitoring itu dihadiri Kepala Desa Salamwates Suparno, Mantri Tani Kecamatan Dongko Ratih, Petugas PPL Kecamatan Dongko Leli, Ketua Poktan Rukun Rahayu Poniran, serta Babinsa Serda Teguh Arifin. Kehadiran seluruh unsur tersebut menjadi bentuk sinergi antara pemerintah daerah, TNI, penyuluh pertanian, dan kelompok tani dalam memastikan bantuan pemerintah dimanfaatkan sesuai peruntukannya.
Babinsa Serda Teguh Arifin mengatakan monitoring dan evaluasi dilakukan untuk mengetahui kondisi serta tingkat pemanfaatan sarana IRPOM yang telah diberikan kepada Poktan Rukun Rahayu. Menurutnya, pengawasan secara berkala diperlukan agar bantuan pemerintah mampu memberikan manfaat optimal bagi petani, terutama dalam memenuhi kebutuhan irigasi lahan pertanian.
"Melalui kegiatan monitoring ini kami ingin memastikan bantuan IRPOM benar-benar berfungsi dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi petani. Apabila ditemukan kendala di lapangan, dapat segera dikoordinasikan dengan instansi terkait sehingga tidak menghambat aktivitas pertanian masyarakat," ujar Serda Teguh.
Ia menambahkan, TNI melalui Babinsa akan terus hadir mendampingi petani sebagai bagian dari tugas pembinaan teritorial. Pendampingan tersebut tidak hanya dilakukan saat musim tanam maupun panen, tetapi juga dalam mengawal berbagai program pemerintah yang bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan nasional.
Sementara itu, proses monitoring turut dimanfaatkan sebagai forum dialog antara petugas dengan kelompok tani. Berbagai masukan mengenai pemanfaatan, pemeliharaan, hingga kebutuhan pengembangan sarana irigasi menjadi bahan evaluasi bersama guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan program pemerintah di bidang pertanian.
Melalui kegiatan tersebut diharapkan keberadaan IRPOM mampu menjamin ketersediaan air bagi lahan pertanian, meningkatkan hasil produksi, serta memperkuat kesejahteraan petani di Desa Salamwates. Sinergi TNI bersama pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan masyarakat diyakini menjadi faktor penting dalam mewujudkan ketahanan pangan yang tangguh dan berkelanjutan di Kabupaten Trenggalek.
(Kontributor : Arif)








