Guru PAUD Kota Serang Antusias Terima Buku Cerita Edukatif

Jumat, 17/10/2025 - 21:03
Guru PAUD Kota Serang Antusias Terima Buku Cerita Edukatif

Guru PAUD Kota Serang Antusias Terima Buku Cerita Edukatif

Klikwarta.com, Serang - “Ini Buku Kesukaanku! Aku suka sekali waktu Bu Guru bercerita. Banyak gambar traktor dan tulisannya besar, jadi aku bisa bacanya sendiri!”, Kalimat penuh semangat itu keluar dari mulut Gading, murid Kelas A-1, saat dibacakan buku cerita bergambar oleh gurunya, sebagaimana dituturkan ulang oleh Siti Nurasiah, Kepala TK Putra II Serang, saat ditemui di acara Kampanye Anak Indonesia Hebat yang digelar di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Kamis (16/10).

 “Di sekolah kami ada program yang disebut Tindakan Aksi Bedah Buku Literasi Numerasi Anak Usia Dini, kami menyingkatnya TABU LENTERA, di mana murid akan dibacakan buku cerita bergambar oleh gurunya satu jam sebelum pelajaran dimulai,” urai Siti.

Kegemaran Gading untuk membaca buku cerita menjadi salah satu bagian dari Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH), yaitu gemar belajar, yang telah digulirkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
 
Kampanye Anak Indonesia Hebat secara resmi dibuka oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Atip Latipulhayat. Dalam sambutannya, ia mengungkapkan, “7 KAIH sejatinya mencerminkan kebiasaan orang tua hebat. Karena anak-anak adalah peniru yang hebat. Apa yang dilakukan oleh orang tuanya, pasti akan dicontoh atau ditiru oleh anak.”
 
Wamen Atip juga menambahkan bahwa membacakan buku cerita edukatif kepada anak, khususnya usia dini, dapat menjadi alat edukasi untuk membangun karakter, mengasah kemampuan berpikir kritis, dan memperluas wawasan. 
 
“Hasil riset menunjukkan bahwa usia 0-6 tahun merupakan fase periode emas atau _golden age_. Pada fase periode emas terjadi pertumbuhan otak yang sangat pesat. Fase ini menentukan perkembangan kognitif, sosial, emosional, serta keterampilan hidup di masa depan,” tambahnya.
 
Lebih lanjut, Wamen Atip menjelaskan, “Mengingat pentingnya fase ini, kita perlu menguatkan fondasi pendidikan, yaitu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Bagaimana satuan PAUD dan keluarga dapat memberikan stimulasi sebagaimana aspek perkembangan anak usia dini.”
 
Selanjutnya, Direktur PAUD, Kemendikdasmen, Nia Nurhasanah, mengatakan bahwa Kampanye Anak Indonesia Hebat yang berlangsung hari ini merupakan implementasi strategi partisipasi semesta untuk menguatkan sosialisasi kebijakan Kemendikdasmen, khususnya terkait penguatan pendidikan karakter dan wajib belajar satu tahun prasekolah.
 
“Kami mengundang kurang lebih 500 peserta dari 15 satuan PAUD yang tersebar di Kota Serang, terdiri dari perwakilan murid, orang tua, kepala sekolah, dan guru pendamping. Seusai pembukaan acara, murid PAUD akan mengikuti permainan interaktif seperti permainan ular tangga 7 KAIH dan permainan tradisional seperti rorodaan, orai orayan, dan mewarnai,” urai Nia.
 
Nia menjelaskan bahwa dalam kegiatan tersebut, kepala sekolah, guru pendamping, dan orang tua murid akan mengikuti lokakarya mengenai peran orang tua dalam pendidikan dan pengasuhan anak usia dini, penguatan peran UKS di satuan PAUD, dan edukasi literasi finansial. Selain itu, akan diberikan secara simbolis bantuan Papan Digital Interaktif/_Interactive Flat Panel_ (IFP), 900 eksemplar dari 12 judul buku bacaan bergambar untuk 15 satuan PAUD dan _school kit_ sebagai dukungan nyata peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan.
 
Pada kesempatan yang sama, Bunda PAUD Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, menyampaikan apresiasi kepada Kemendikdasmen serta seluruh pihak yang telah mengadakan Kampanye AIH di Provinsi Banten.

“Kami selalu mendorong Gedung Negara Provinsi Banten dapat digunakan sebagai tempat kegiatan yang positif serta ramah anak,” pungkasnya.
 
Turut hadir mendampingi Wamen Atip, Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kepala Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Barat, Staf Ahli Bidang Regulasi dan Hubungan Antar Lembaga, Staf Khusus Mendikdasmen Bidang Transformasi Digital dan Kecerdasan Buatan, dan Staf Khusus Mendikdasmen Bidang Pembelajaran dan Sekolah Unggul. (*) 

Berita Terkait