Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait (tengah) foto bersama
Klikwarta.com, Jember – Pemerintah Kabupaten Jember bersiap meluncurkan program Home Care yang terintegrasi dengan layanan Telemedicine sebagai upaya memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Program yang menjadi salah satu prioritas daerah setelah Universal Health Coverage (UHC) ini dijadwalkan diluncurkan pada 24 Juli 2026 di Kecamatan Sumberbaru.
Bupati Jember, Muhammad Fawait atau Gus Fawait, mengatakan program tersebut dirancang untuk menjangkau masyarakat yang mengalami keterbatasan mobilitas maupun kemampuan ekonomi sehingga kesulitan mengakses pelayanan kesehatan di puskesmas atau rumah sakit.
Menurutnya, banyak warga miskin dan miskin ekstrem yang tidak hanya terbebani biaya pengobatan, tetapi juga biaya transportasi dan kendala meninggalkan rumah, terutama bagi penderita penyakit kronis yang membutuhkan perawatan berkelanjutan.
Melalui program Home Care, tenaga kesehatan akan mendatangi langsung rumah pasien untuk memberikan pemeriksaan kesehatan dasar, pengobatan, hingga pendampingan medis.
Layanan ini diprioritaskan bagi lansia, penyandang disabilitas, ibu hamil berisiko tinggi, anak yang mengalami stunting, serta masyarakat dengan penyakit kronis yang telah terdata.
Dalam pelaksanaannya, setiap tim Home Care akan dilengkapi peralatan medis, obat-obatan, serta fasilitas Telemedicine yang memungkinkan pasien berkonsultasi dengan dokter umum, dokter spesialis, hingga dokter subspesialis tanpa harus datang ke rumah sakit.
Pemerintah daerah juga menyiapkan bantuan sembako bagi penerima layanan sebagai bentuk dukungan sosial.
"Home Care merupakan program prioritas setelah UHC. Kami ingin pelayanan kesehatan benar-benar hadir di tengah masyarakat dengan sistem jemput bola, sehingga warga yang membutuhkan tidak lagi kesulitan memperoleh layanan medis," ujar Gus Fawait.
Untuk mendukung operasional program tersebut, Pemkab Jember menyiapkan 50 armada mobil Home Care yang akan ditempatkan di puskesmas. Setiap armada akan dioperasikan oleh tim kesehatan yang bertugas memberikan pelayanan secara door to door sesuai wilayah kerja masing-masing.
Gus Fawait juga mengajak masyarakat turut berperan aktif dengan melaporkan warga yang membutuhkan layanan Home Care agar dapat segera ditangani oleh petugas kesehatan.
Melalui inovasi ini, Pemerintah Kabupaten Jember berharap seluruh masyarakat, khususnya kelompok rentan, dapat memperoleh layanan kesehatan yang lebih cepat, mudah, dan merata sekaligus mendukung upaya pengentasan kemiskinan melalui peningkatan akses terhadap pelayanan kesehatan.
Pewarta: Maria









