Bareng Istri, Cak Diqin Rilis Single dan Video Klip Campursari Terbaru

Minggu, 21/06/2020 - 23:51
 Launching Single dan Video Klip Terbaru Cak Diqin dan Nyimut Sri Lestari berjudul Timun Wungkuk Jogo Imbuh dan Tresno Sak Lawase.

Launching Single dan Video Klip Terbaru Cak Diqin dan Nyimut Sri Lestari berjudul Timun Wungkuk Jogo Imbuh dan Tresno Sak Lawase.

Klikwarta.com, Boyolali - Single dan video klip terbaru Cak Diqin bersama sang istri, yakni Nyimut Sri Lestari berjudul Timun Wungkuk Jogo Imbuh dan Tresno Sak Lawase, telah resmi dirilis.

Perilisan dua single lagu itu pun dipublikasikan melaui acara launching yang digelar di  Pawon Glagahan, Dusun Glagahan, Desa Jipangan, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali, pada Minggu (21/06/2020) pagi.

Lewat YouTube, kehadiran Timun Wungkuk Jogo Imbuh dan Tresno Sak Lawase ini menjadi video single yang dikemas lebih fresh dengan melibatkan kawula muda sebagai model untuk disajikan kepada pecinta musik khususnya campursari yang layak dinikmati oleh beragam kalangan, tak terkecuali termasuk generasi milenial.

o

Disampaikan Cak Diqin, lagu terbaru yang diakuinya telah dia persiapkan melalui proses kreatif dalam waktu sepekan itu, merupakan karya kali kesekian yang telah dia ciptakan setelah lebih dari 150 judul lagu terdahulu yang telah banyak dinikmati para penggila musik campursari, seperti halnya Cinta Tak Terpisahkan, Sida Randha, Tali Kotang, Blebes, Slenco, Mr.Mendem, Pindhah Tresna, Cinta untuk Selamanya, Mendem Wedokan, Louhan dan sederet tembang koleksi terbaik lainnya.

"Lagu Timun Wungkuk Jogo Imbuh ini mengisahkan betapa sakit hatinya seorang laki - laki yang mencintai seorang perempuan, tetapi dia tidak diposisikan sebagai kekasih sejati, akan tetapi dia diposisikan sebagai lelaki cadangan," beber seniman musik kelahiran Banyuwangi, Jawa Timur tahun 1964 itu kepada wartawan, di sela acara launching single dan video klip tersebut.

3

Adapun lewat judul lagu yang juga single terbarunya bersama Nyimut Sri Lestari, yakni Tresno Sak Lawase, Cak Diqin menggambarkan sebagai sebuah kesabaran jiwa untuk saling mencintai pasangan hidup setiap insan manusia dalam mengarungi bahtera kehidupan rumah tangga.

"Single lagu Tresno Sak Lawase ini, (memiliki pesan) bahwa dalam sebuah rumah tangga itu pasti ada gangguan, ancaman, rintangan, masalah dan semuanya. Dan masalah itu untuk diselesaikan bukan dipermasalahkan. Harus cari solusinya. Jadikan jiwa yang sabar, saling mencintai terhadap pasangan hidupnya," imbuhnya.

Seperti diketahui, hingga menjadi penyanyi dan pencipta lagu campursari kenamaan, ayah dari Renik Nada Lokananta ini memulai karier di bidang musik campursari sejak tahun 1990-an dan pernah mendapat penghargaan "Karya Produksi Terbaik Bidang Lagu Berbahasa Daerah" dari AMI Awards 2006, di antara sederet penghargaan lainnya.

(Pewarta : Kacuk Legowo)

Berita Terkait