Pangdam II Sriwijaya: Cukup Dua Anak dan Beri Gizi yang Baik

Rabu, 27/09/2023 - 14:17
Pangdam Mayjen TNI Yanuar Adil didampingi ketua Persit KCK Daerah II/Sriwijaya Ny. Mila Yanuar Adil saat bercengkrama langsung dengan warga Desa Sri Kuncoro, Selasa (26/09/2023).
Pangdam Mayjen TNI Yanuar Adil didampingi ketua Persit KCK Daerah II/Sriwijaya Ny. Mila Yanuar Adil saat bercengkrama langsung dengan warga Desa Sri Kuncoro, Selasa (26/09/2023).

Klikwarta.com, Bengkulu Tengah - Pangdam Mayjen TNI Yanuar Adil didampingi ketua Persit KCK Daerah II/Sriwijaya Ny. Mila Yanuar Adil dan juga Danrem 041/Gamas Brigadir Jenderal TNI Rachmad Zulkarnaen serta Dandim 0407/Kota Bengkulu Kolonel Kav Widodo Pujianto, S.H., meninjau stunting dan baksos di Desa Sri Kuncoro, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah, Selasa (26/09/2023).

"Ibu-ibu beri anak-anak gizi yang cukup. Pastikan mendapat asupan yang baik, makan-makanan bergizi, agar anak-anak kita tumbuh dengan baik", ujar Pangdam Mayjen TNI Yanuar Adil, diiyakan oleh masyarakat Desa Sri Kuncoro saat berkumpul di Puskesmas setempat.

tni

Pada kesempatan itu, Pangdam Mayjen TNI Yanuar Adil dan ketua Persit KCK Daerah II/Sriwijaya Ny. Mila Yanuar Adil bercengkrama langsung dengan warga Desa Sri Kuncoro, khususnya ibu-ibu yang mengecek kesehatan di Puskesmas, serta ibu-ibu hamil.

Pangdam Mayjen TNI Yanuar Adil dan Ny. Mila juga menanyakan langsung soal program pencegahan stunting kepada pegawai puskesmas dan aparat desa setempat.

"Pesan saya, dua anak saja cukup, jangan nambah-nambah lagi. Dua anak itu, dikasih gizi yang baik", sebutnya.

"Nanti dikasih tahu bapaknya, jadi harus dua", gurau Pangdam TNI Yanuar Adil disambut tawa warga yang antusias mendengarkan imbauannya.

"Harus Berapa?", tanya Pangdam, "Dua", jawab warga kompak.

Tampak pula Ny. Mila juga mendampingi sembil menggendong balita Aslan, penuh kasih sayang.

Tak lupa, Pangdam Yanuar Adil juga menyempatkan diri berfoto selfie dengan warga dan anak-anak, dan diberi tepuk tangan meriah dari warga yang bahagia dengan kehadiran Pangdam dan rombongannya.

tni

Pangdam Mayjen TNI Yanuar Adil didepan para awak media juga menjelaskan, bahwa sesuai dengan program pemerintah pusat agar menurunkan stunting dari skala nasional, dari 24% pada tahun 2021 menjadi 21,6% di 2022 dan pada tahun 2024 memiliki target 14%.

"Maka Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) selaku bapak stunting memerintahkan kepada jajaran kesatuan teritorian untuk membantu pemerintah daerah dalam penurunan stunting. Langkah-langkah yang diambil sudah cukup kongkret, seperti sebelumnya Kodam II Sriwijaya sudah meluncurkan program unggulan untuk mengatasi stunting yaitu Dapur Masuk Sekolah", ungkapnya.

"Dapur masuk sekolah ini adalah untuk memberikan gizi kepada anak-anak di usia 7 tahun, kelas satu sampai dengan kelas 2 sekolah dasar. Karena pada tahun 2045 Indonesia akan memasuki bonus demografi dimana usia produktif. Jadi kalau anak umur 7 tahun sekarang pada tahun 2045 maka mereka akan memasuki usia produktif yakni 29 tahun dan merekalah yang akan meneruskan Indonesia. Untuk itu, kita harus mempersiapkan segalanya dari saat ini", pungkas Pangdam.

Di kesempatan itu, Pangdam Mayjen TNI Yanuar Adil dan Ny Mila, juga menyerahkan baksos (Beras, Minyak goreng, Margarin, Gula Pasir dan Susu Kental Manis) kepada masyarakat kurang mampu secara langsung, dan disambut warga penuh gembira dan suka cita. (red) 

Related News