Menteri Ekonomi Kreatif (Menteri Ekraf) Teuku Riefky Harsya
Klikwarta.com, Mataram - Menteri Ekonomi Kreatif (Menteri Ekraf) Teuku Riefky Harsya menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam menjadikan ekonomi kreatif sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional yang dimulai dari daerah. Menteri Ekraf Teuku Riefky meyakini setiap daerah memiliki keunikan ekonomi kreatif yang berpotensi sebagai the new engine of growth.
“Apa yang ditampilkan hari ini sangat relevan dengan program prioritas pemerintah. Namun, setiap daerah memiliki potensi unik yang bisa dikembangkan sesuai karakter lokalnya,” ujar Menteri Ekraf Teuku Riefky saat membuka Expo Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Minggu, 27 Juli 2025.
Expo itu merupakan bagian dari rangkaian Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) ke-8. Menteri Ekraf Teuku Riefky mengatakan, berdasarkan Peraturan Presiden, terdapat 17 subsektor ekonomi kreatif yang terbagi dalam empat klaster besar, yaitu berbasis budaya, desain, media, dan teknologi. Dari jumlah tersebut, tujuh subsektor ditetapkan sebagai prioritas nasional, yakni kuliner, fesyen, kriya, musik, film-animasi-video, aplikasi, dan gim.
Menteri Ekraf Teuku Riefky juga menyampaikan perkembangan positif terkait kelembagaan ekonomi kreatif di daerah. Lima tahun lalu, hanya lima provinsi yang memiliki dinas ekonomi kreatif mandiri. Kini, bersama Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Ekraf sedang mendampingi pembentukan dinas serupa di 27 provinsi. Sementara di tingkat kabupaten/kota, jumlahnya meningkat dari 15 menjadi hampir 100 dalam proses pembentukan.
“Ini menandakan bahwa kesadaran akan pentingnya ekonomi kreatif semakin luas. Dan kita optimistis, ekonomi kreatif akan menjadi pilar baru perekonomian nasional,” tegas Menteri Ekraf Teuku Riefky.
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, dalam sambutannya, menyatakan rasa bangga atas pencapaian para pelaku ekonomi kreatif di daerahnya.
“FORNAS menjadi panggung strategis untuk menampilkan karya-karya terbaik anak-anak NTB. Banyak di antaranya yang sudah berkelas internasional. Tugas kami di daerah adalah terus membina, memberikan akses permodalan, dan menggali potensi yang sempat terlupakan,” kata Gubernur Iqbal.
Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Dekranasda Sinta Agathia Soedjoko serta pimpinan Dekranasda Kota/Kabupaten Provinsi NTB. (*)








