Wakil Ketua DPRD Kota Blitar Agus Zunaidi (foto : Agus Zunaidi untuk Klikwarta.com)
Klikwarta.com, Blitar - Masih cukup banyak beberapa pekerjaan fisik atau sebuah proyek di Kota Blitar yang gagal lelang hingga membuat terbengakalainya penyerapan anggaran di sektor itu, dinilai pimpinan DPRD Kota Blitar semacam seperti penyakit yang berulang-ulang.
Wakil Ketua DPRD Kota Blitar Agus Zunaidi melihat kondisi seperti ini seharusnya tidak terjadi setiap tahun yang seolah menjadi kebiasaan kurang baik. Ia mengatakan, tahun 2021 kini banyak pekerjaan fisik yang tidak bisa dikerjakan lantaran gagal lelang, ini dipastikan juga disebabkan pengguna anggaran yang kurang serius.
"Saya rasa ini penyakit atau kesalahan berulang-ulang. Dari tahun-tahun kan seperti ini. Saya lihat di tahun 2021 ini banyak kegiatan fisik yang gagal lelang. Artinya kalau gagal lelang kan kegagalan pengguna anggaran terkait juga dengan pokja (kelompok kerja). Mereka kan minta anggaran sendiri, merencanakan sendiri akhirnya nggak bisa dilelang gagal lelang," urainya kepada Klikwarta.com, Senin (29/11/2021).
Dikatakan Agus, padahal proses lelang itu sudah disahkan sejak selesai dievaluasi gubernur itu sudah bisa dilakukan di waktu tahun berjalan. Oleh karena itu, ia menanyakan mengapa proses ini tidak bisa dilakukan pemerintah daerah, dimana sebagai leading sector kegiatan.
"Akhirnya bulan Mei, Juni, Juli, baru mulai tahapan lelangnya. Sehingga baru Agustus pemenang lelangnya, tidak cukup waktu. Apalagi musim hujan sekarang ini itu pasti banyak yang gak selesai. Makanya saya minta Pak Walikota bisa mensikapi persoalan ini dengan baik," tukasnya.
Dengan begitu, diharapkan kebiasaan yang kontraproduktif terhadap upaya percepatan pembangunan infrastruktur di Kota Blitar ini bisa diminimalisir. Agus berpendapat, persoalan masih seringnya gagal lelang ini bisa dihadapi dengan diawali dari dinas terkait yang harus memiliki komitmen baru untuk membebani masalah tersebut.
"Makanya Pak Wali nanti memilih kepala OPD jangan like dislike, kan sepertinya Desember nanti akan ada lelang jabatan kembali. Jadi dinas-dinas yang sekarang ini masih kosong kepala dinasnya bisa diisi oleh mereka yang memenuhi kebutuhan," tandasnya.
(Pewarta : Faisal NR)








