Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) menggelar Operasi Pasar dalam rangka menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, yang dipusatkan di Halaman Gedung Tengku Mandak Bincen, Minggu (24/5)
Klikwarta.com, Tanjungpinang - Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) menggelar Operasi Pasar dalam rangka menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, yang dipusatkan di Halaman Gedung Tengku Mandak Bincen, Minggu (24/5).
Kegiatan ini dihadiri langsung Wakil Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza, didampingi Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Elfiani Sandri, Kepala Disdagin Riany, serta Kepala Dinas DP3 Robert Lukman.
Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Raja Ariza, menjelaskan bahwa Operasi Pasar merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, khususnya menjelang hari besar keagamaan yang biasanya diikuti peningkatan permintaan.
“Dalam rangka stabilisasi harga, apalagi kita akan menghadapi Iduladha. Secara teori ekonomi, ketika permintaan meningkat maka harga cenderung naik. Untuk mengantisipasi lonjakan yang terlalu tinggi, Pemerintah Kota Tanjungpinang menggelar operasi pasar atau pasar murah,” jelas Raja Ariza.
Ia menambahkan, berdasarkan pantauan di lapangan, komoditas yang paling banyak diserbu masyarakat adalah minyak goreng, beras, dan gula.
“Tadi kita melihat langsung antusiasme masyarakat, khususnya untuk minyak, beras, dan gula. Harga minyak yang dijual oleh Bulog dan juga D’sayur sangat membantu. Kami mengucapkan terima kasih kepada D’sayur yang ikut serta membantu masyarakat. Ini adalah bagian dari upaya intervensi pemerintah bersama SKPD, yang sebelumnya juga telah dilakukan melalui rapat koordinasi pengendalian harga,” lanjutnya.
Raja Ariza juga mengakui bahwa ketersediaan minyak goreng saat ini relatif terbatas, namun Pemko tetap berupaya maksimal agar masyarakat tetap terlayani.
“Untuk minyak memang agak langka karena stok kota tidak terlalu banyak, namun hari ini kita masih bisa melayani masyarakat. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini terus dapat kita lakukan untuk membantu masyarakat, khususnya yang kurang mampu,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Disdagin Kota Tanjungpinang, Riany, menyampaikan bahwa Operasi Pasar kali ini menyediakan sejumlah komoditas pokok dengan harga di bawah pasaran, sehingga memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Komoditas yang paling banyak diserbu warga adalah minyak goreng, gula, dan beras. Sejak pukul 07.00 WIB, masyarakat sudah mulai mengantri untuk mendapatkan minyak, beras, dan gula,” ungkap Riany.
Adapun rincian harga komoditas dalam Operasi Pasar tersebut, antara lain:
- Beras SPHP ukuran 5 kilogram seharga Rp58.000
- Minyak Kita ukuran 1 liter seharga Rp15.000
- Gula pasir ukuran 1 kilogram seharga Rp14.000
Riany menjelaskan bahwa khusus untuk gula pasir, harga di pasaran saat ini telah mencapai kisaran Rp18.000 per kilogram, sehingga selisih harga dalam operasi pasar sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Harga gula di luar operasi pasar saat ini berada di kisaran Rp18.000 per kilogram. Dengan harga Rp14.000 di operasi pasar, ini tentu sangat membantu masyarakat Kota Tanjungpinang dalam memenuhi kebutuhan pokok,” tambahnya.
Melalui kegiatan Operasi Pasar ini, Pemerintah Kota Tanjungpinang berharap dapat menjaga kestabilan harga, menekan inflasi daerah, serta meringankan beban masyarakat menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. (**)








