Petugas Damkar Karanganyar berjibaku memadamkan kobaran api yang membakar tungku oven pabrik pengolahan kayu (plywood) CV Avanjaya Wood di Dusun Serut, Desa Popongan, Kecamatan Karanganyar, Kamis (2/4/2026)
Klikwarta.com, Karanganyar - Insiden kebakaran melanda sebuah pabrik pengolahan kayu (plywood) CV Avanjaya Wood yang berlokasi di Dusun Serut, Desa Popongan, Kecamatan Karanganyar, pada Kamis (2/4/2026) pagi.
Api diduga kuat berasal dari area tungku oven produksi saat aktivitas pabrik belum sepenuhnya dimulai.
Staf Damkar Kabupaten Karanganyar, Ari Bunjun, melalui laporan resminya mengonfirmasi bahwa informasi kebakaran pertama kali diterima melalui layanan WhatsApp pada pukul 07.55 WIB dari seorang warga bernama Idris.
Menanggapi laporan tersebut, tim pemadam kebakaran langsung bergerak cepat dengan response time hanya dalam waktu lima menit.
Ari mengatakan, berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi, Nawan Nugisaseno (43), api mulai terlihat berkobar di area tungku oven sekitar pukul 08.00 WIB. Saat kejadian, situasi di pabrik seluas 600 meter persegi tersebut belum memulai aktivitas produksi rutin.
"Pukul 07.59 WIB, kami menerjunkan tiga unit armada pemadam beserta 13 personil ke lokasi. Setelah melakukan asesmen awal pada pukul 08.05 WIB, tim segera berkoordinasi dengan pihak PLN untuk memutus aliran listrik guna menghindari korsleting yang lebih luas," jelas Ari.
Proses pemadaman berlangsung cukup intensif. Meskipun area yang terdampak langsung berukuran sekitar 5x8 meter persegi di bagian tungku, petugas menghadapi kendala akses karena konstruksi bangunan pabrik yang cukup tertutup. Kondisi ini membuat asap panas terjebak di dalam ruangan, sehingga membutuhkan penanganan ekstra hati-hati.
Api baru berhasil dinyatakan padam sepenuhnya pada pukul 12.45 WIB, setelah personel Damkar dibantu oleh berbagai unsur relawan gabungan melakukan penyisiran dan pendinginan selama kurang lebih lima jam.
Meski tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, kerugian material ditaksir cukup signifikan. Kerusakan meliputi unit mesin oven, sebagian bangunan pabrik, serta sejumlah bahan baku produksi milik korban, Danang Budi Riyanto (38). Hingga saat ini, total nilai kerugian masih dalam proses penghitungan oleh pihak terkait.
Keberhasilan operasi pemadaman ini merupakan hasil sinergi lintas organisasi. Selain Damkar Karanganyar, unsur yang terlibat di lapangan meliputi BPBD Karanganyar, PMI Surakarta, SAR Karanganyar beserta relawan gabungan.
"Damkar Karanganyar senantiasa mengimbau kepada pemilik industri untuk selalu mengecek kondisi mesin produksi secara berkala dan memastikan ketersediaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di area-area rawan guna meminimalisir dampak risiko kebakaran," pungkas Ari.
Pewarta : Kacuk Legowo








