Perayaan hari jadi Bank Jatim digelar secara hybrid dan sederhana di ruang Bromo Lantai 5 Kantor Pusat Bank Jatim (17/08).
Klikwarta.com, Jatim - Pada HUT ke-61, Bank Jatim mengadakan beberapa lomba dengan total hadiah sebesar Rp 45 Juta yang diikuti oleh para pegawai dan masyarakat umum. Lomba yang digelar mulai dari E-sport, hingga lomba band antar pelajar se-Jawa Timur.
Lomba diadakan untuk mencari para bibit-bibit unggul para gamer dan talenta band di Jawa Timur. Mengingat saat ini e-sport sendiri merupakan cabang olahraga yang sudah menjadi industri bisnis yang berpotensi untuk membangkitkan ekonomi.
Industri musik yang sudah mulai menggeliat pasca pandemi juga menjadi alasan utama Bank Jatim mengadakan festival band antar pelajar.
Perayaan hari jadi ke enam puluh satu tahun Bank Jatim digelar secara hybrid dan sederhana di ruang Bromo Lantai 5 Kantor Pusat Bank Jatim (17/08). Perayaan bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke tujuh puluh enam Republik Indonesia (RI).
Meski demikian keadaan tersebut tidak lantas kemudian menurunkan semangat kemerdekaan dalam memperingati HUT RI & Bank Jatim.
Untuk pertama kalinya pasca pandemi, Bank Natim mengadakan puncak hari ulang tahun yang kali ini diadakan di Airlangga Convention Center Kampus C Unair Surabaya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pemberangkatan Runner dan Jalan Sehat yang diikuti oleh Keluarga besar Bank Jatim yang ada di daerah Surabaya dan sekitarnya. Dalam kegiatan tersebut juga tercipta rekor MURI 'Jalan sehat secara serentak oleh karyawan bank daerah terbanyak.
Sebelum pemberangkatan runner dan jalan sehat, Direktur Utama Bank Jatim, Busrul Iman menyampaikan terima kasih yang sebesar besarnya kepada seluruh insan Jatimers yang telah bekerja keras selama ini sehingga di usia yang ke 61 ini, kinerja Bank Jatim terus tumbuh dan berkembang.
"Semoga kedepan Bank Jatim mampu mewujudkan impian untuk menjadi BPD nomor 1 di Indonesia," harap Busrul.
Menurutnya, pada tahun ini tagline HUT Bank Jatim bertema Sat Set Wat Wet, yang merupakan semangat kmuntuk lebih responsif dan tanggap dalam menyongsong perubahan yang cepat pada era digital saat ini.
Para insan jatimers harus berani bertransformasi untuk keluar dari comfort zone atau zona nyaman, sehingga Bank Jatim mampu menciptakan inovasi-inovasi yang dapat menunjang kinerjanya. secara keseluruhan
Pada kesempatan kali ini, Bank Jatim juga memberikan penghargaan kepada para UMKM binaan melalui ajang UMKM Awards. UMKM Awards adalah Sebuah ceremonial tahunan yang diadakan oleh Bank Jatim sejak tahun 2016 sebagai bentuk apresiasi terhadap para pelaku UMKM binaannya yang telah menyediakan lapangan pekerjaan baru serta membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan lingkungan sekitarnya.
"UMKM Award merupakan program bankjatim yang selaras dengan tujuan Jatim sejahtera, yang termasuk di dalam program unggulan Nawa Bhakti Satya dari gubernur Jawa Timur," tuturnya.
Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa beserta jajaran manajemen Bank Jatim. Dalam kesempatan tersebut, Bank Jatim melakukan launching Jconnect Remittance yang secara pararel juga dilakukan di Negara Malaysia.
Sebelumnya soft Launching JConnect Remitance telah dilakukan pada 3 daerah yaitu di Kabupaten Banyuwangi, Lamongan, dan Tulungagung.
Setelah acara launching Khofifah berkesempatan untuk melakukan interaksi langsung kepada pekerja migran Indonesia yang berada di Malaysia yang disertai dengan prosesi transaksi.
JConnect Remitance merupakan pengembangan layanan pengiriman uang yang bekerjasama dengan Merchant Trade Asia. Manfaat Jconnect Remitance dapat melakukan pengiriman uang dengan maksimal transaksi sampai dengan Rp99.000.000,. Transaksi juga dapat dilakukan real time 24 jam dan tanpa ada potongan biaya saat menerima uang kiriman.
Dalam sambutannya, Khofifah Indar Parawansa menjelaskan bahwa kondisi global saat ini sedang tidak baik-baik saja, potensi krisis energi, krisis pangan, dan krisis ekonomi bisa saja terjadi. “Maka Bank Jatim yang bergerak di bidang keuangan harus tetap waspada dalam menjalankan bisnisnya.
“Slogan sat set wat wet yang berarti cekatan wajib dibarengi dengan kehati hatian atau lebih prudent dalam menjalankan fungsinya sebagai lokomotif pembangunan di Jawa Timur”, terang Khofifah.
Khofifah berharap dengan adanya launching beberapa produk dan layanan baru termasuk JConnect Remittance pada hari ini dapat mewujudkan impian bankjatim menjadi BPD nomor 1 di Indonesia.
Sementara Edi Masrianto selaku Direktur Komersial dan Korporasi Bank Jatim mengatakan JConnect Remittance merupakan gambaran kolaborasi antara bankjatim dengan Merchant Trade Asia dalam melakukan pengiriman uang dari Malaysia ke Indonesia.
"Saya tahu tujuan mayoritas semua imigran yang bekerja diluar negeri yaitu untuk mensejahterakan keluarganya," tuturnya
Bank Jatim membantu para migran Indonesia mengirim uang kepada keluarganya, karena mengirimkan uang dari luar negeri tidak semudah kita mengirimkan uang sesama di dalam negeri, terkadang harus menunggu lama tapi dengan adanya JConnect Remitance bisa menjadi real-time.
Edi juga membeberkan bahwa saat ini Bank Katim baru bisa mencakup wilayah Malaysia namun kedepannya akan melakukan peluasan di negara-negara Asia lain.
"Saat ini kita baru bisa bekerja sama dengan Malaysia, kedepan akan ada Singapura, Korea, Hongkong, Taiwan," imbuh Edi.
Edi berharap, Para migran Indonesia khususnya yang berasal dari Jawa Timur dapat lebih mudah, lebih cepat, dan lebih aman dalam melakukan transaksi pengiriman uang kepada keluarganya di Indonesia.
“Para migran Indonesia juga akan berkesempatan mengikuti undian tabungan yang akan diundi setiap tahunnya”, tutup edi.
Managing Director Merchantrade Asia Ramasamy K. Veeran yang merupakan rekanan Bank Jatim yang berada di Malaysia menjelaskan bahwa bankjatim merupakan Bank Daerah pertama yg bekerjasama dengan Merchantrade Asia.
“Saya pikir terdapat potensi yang besar di Jawa Timur, karna disana banyak sekali migran-migran yang membutuhkan Merchantrade Asia," pungkas Rama.
(Pewarta: Supra)








