Minimalisir Angka Pengangguran, Aceh Utara Tingkatkan Industri Kreatif Kerajinan

Senin, 04/11/2019 - 12:52
Bupati Aceh Utara H Muhammad Thaib

Bupati Aceh Utara H Muhammad Thaib

Klikwarta.com, Aceh Utara – Untuk meminimalisir angka pengangguran khususnya di Aceh Utara. Pemerintah Kabupaten Aceh Utara terus berupaya mengembangkan industri kreatif sebagai salah satu solusi mengatasi kemiskinan dan pengangguran. Yaitu industri kreatif yang bercorak kerajinan yang selama ini telah tumbuh dan digeluti oleh sebagian masyarakat di daerah ini.

Demikian diungkapkan oleh Bupati Aceh Utara H Muhammad Thaib didampingi oleh Kabag Humas Andree Prayuda, SSTP, MAP, Minggu, 3 November 2019.

Menurut Bupati Aceh Utara H Muhammad Thaib, atau lebih dekat di sapa Cek Mad mengatakan kemiskinan merupakan suatu kondisi yang disebabkan oleh multi faktor. Pihaknya tidak memungkiri bahwa hingga saat ini masih banyak masyarakat Aceh Utara yang hidup di bawah garis kemiskinan, juga yang tinggal di rumah yang tidak layak huni.

Oleh karena itu pihaknya terus berupaya mencari solusi atau jalan keluar untuk mengangkat kesejahteraan masyarakat. Salah satunya, melalui Perbup tentang penggunaan dana desa yang mewajibkan setiap gampong untuk membangun dua unit rumah warga miskin setiap tahunya.

Menurut cek mad solusi lain yang sedang digarap saat ini adalah mengembangkan industri kreatif daerah yang merupakan jenis usaha kecil menengah (UKM).

Bahkan sejak dua tahun lalu Pemkab Aceh Utara telah bekerjasama dengan Badan Ekonomi Kreatif RI (sekarang Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif), di mana telah dilakukan pemetaan terhadap tantangan dan peluang terhadap industri kreatif di daerah ini.

Industri kreatif ini sangat besar potensinya di Aceh Utara dan berpeluang untuk merebut pasar nasional bahkan hingga manca negara.

"Kita memiliki banyak sekali ragam dan corak industri kreatif yang berpotensi untuk dikembangkan, baik industri kerajinan maupun ragam seni dan adat budaya. Ini yang kita harapkan menjadi salah satu solusi untuk mengangkat ekonomi masyarakat dan mengatasi kemiskinan,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Cek Mad juga menampik jika ada yang menyebut rakyat Aceh Utara malas. “Penyebab kemiskinan itu adalah multi faktor. Salah satunya adalah karena malas bekerja. Tapi kalau tidak ada lapangan kerja, apa yang mau dikerjakan. Sebab itulah kita mau kembangkan UKM industri kreatif bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI sehingga bisa menjadi lapangan kerja bagi rakyat Aceh Utara, terutama kelompok milenial,” jelas Cek Mad.

Industri kreatif, bisa dimulai dengan modal kecil, asalkan ada keseriusan dan kemauan. Misalnya yang dipamerkan di Pameran Piyoh-Piyoh saat ini merupakan barang-barang produk ekonomi kreatif yang diproduksi oleh perajin Aceh Utara. Mereka menggeluti pekerjaan itu dengan serius, makanya berhasil dan mendatangkan profit sebagai mata pencaharian yang menguntungkan.(waldi)

Tags

Berita Terkait