Kemendikdasmen Resmikan Kantor Bahasa di Kep. Babel, Tanda Dukungan Pembangunan Bahasa di Daerah

Kamis, 16/04/2026 - 17:02
Foto istimewa

Foto istimewa

Klikwarta.com, Kab. Bangka Tengah, Provinsi Kep. Bangka Belitung, 16 April 2026 – Bukan hanya sarana dan prasarana di satuan pendidikan yang menjadi prioritas kerja Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) namun pemenuhan fasilitas yang memadai guna mendukung pengembangan dan pembinaan bahasa di Indonesia juga tak luput dari perhatian. 

Beberapa waktu lalu, Kemendikdasmen melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) bersama Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung meresmikan Gedung Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Langkah ini sekaligus menandai kolaborasi pemerintah pusat dan daerah dalam memajukan pembangunan sarana dan prasarana di bidang bahasa dan sastra. Sebagai bentuk apresiasi terhadap kekayaan budaya dan tokoh daerah setempat, aula utama gedung ini diberi nama "Hamidah". Nama tersebut diambil dari penulis novel ternama asal Bangka Belitung.

Kepala Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Muhammad Irsan, menjelaskan bahwa proses pembangunan gedung ini telah dimulai sejak tahun 2024 dan selesai pada akhir tahun 2025. Ia juga menyampaikan harapan besar agar fasilitas baru ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas. "Kami berharap gedung ini nantinya bisa menjadi pusat kebahasaan, kesastraan, dan literasi sebagai wujud pengabdian kami bagi pembangunan pendidikan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung," ungkapnya pada Senin (13/4).

Selain peresmian gedung, acara ini juga menjadi momen penting di mana kepemimpinan Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung resmi berganti dari Muhammad Irsan kepada Afriyendy Gusti. 

Kepala Badan Bahasa, Hafidz Muksin, menyebutkan bahwa gedung ini merupakan fasilitas publik yang dapat dimanfaatkan oleh berbagai elemen masyarakat guna mendukung ekosistem pendidikan dan kebudayaan. "Kami mengajak pemerintah daerah, komunitas, mahasiswa, dan pelajar untuk menggunakan (fasilitas baru ini) dengan sebaik-baiknya,” tuturnya.

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, yang turut hadir dalam acara ini memberikan apresiasi kepada Badan Bahasa atas selesainya pembangunan fasilitas ini. "Saya sampaikan terima kasih atas (dibangunnya) gedung ini. Gedung ini untuk rakyat, untuk masyarakat, untuk anak-anak kita ke depan. Mudah-mudahan gedung ini bisa kita pelihara dan jaga dengan baik," ujarnya. 

Ia juga menekankan bahwa keberadaan gedung Kantor Bahasa merupakan cerminan dari martabat dan kehormatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. "Gedung ini adalah martabat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.  Saya yakin gedung ini bermanfaat untuk masyarakat dalam pengajaran,” imbuhnya.


*Sinergisitas Pemerintah Pusat dan Daerah Bantu Sukseskan Terwujudnya Trigatra Bangun Bahasa*

Seiring dengan pengadaan fasilitas di bidang bahasa dan sastra yang kian memadai, Gubernur Arsani juga mengingatkan pentingnya menjaga bahasa persatuan sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2024 tentang pengutamaan bahasa Indonesia serta pelindungan bahasa dan sastra daerah. “Dengan adanya perda bahasa ini, penggunaan bahasa Indonesia dapat diutamakan dan bahasa dan sastra daerah dapat dipertahankan serta dilestarikan,” jelasnya.

Menambahkan, Hafidz Muksin mengingatkan akan pentingnya gerakan Trigatra Bangun Bahasa sebagai pilar identitas bangsa Indonesia. "Trigatra Bangun Bahasa kita canangkan sebagai gerakan agar masyarakat Indonesia menjadi bangsa yang bangga, mahir, dan maju dengan bahasa Indonesia, dengan mengutamakan bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, dan menguasai bahasa asing," imbuhnya.

(Kontributor : Arif)

Berita Terkait