Aksi Nyata Mahasiswa Politani Kupang, Sulap Limbah Hingga Hijaukan Kota

Minggu, 05/07/2026 - 18:34
Dokumentasi kegiatan Kemah Kerja Bakti Mahasiswa(KKBM) Politani Kupang Tahun 2026

Dokumentasi kegiatan Kemah Kerja Bakti Mahasiswa(KKBM) Politani Kupang Tahun 2026

Klikwarta.com, Kupang - Ratusan mahasiswa Politeknik Pertanian Negeri Kupang atau Politani Kupang turun ke jalan dan pemukiman warga di wilayah Kota Kupang. Bukan untuk berdemonstrasi, melainkan untuk menggelar Kemah Kerja Bakti Mahasiswa (KKBM) 2026.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang difokuskan pada pengabdian masyarakat berbasis teknologi tepat guna.

Sebanyak 455 mahasiswa delegasi dari 13 program studi diterjunkan langsung ke lapangan selama dua hari, sejak tanggal 3 hingga 4 Juli 2026. Acara ini dibuka langsung oleh Direktur Politani Kupang, Johanis A. Jermias, yang didampingi oleh jajaran wakil direktur serta dosen pendamping.

Bawa Inovasi Teknologi ke Pemukiman

Berbeda dengan kegiatan seremonial pada umumnya, KKBM 2026 ini berfokus pada pendekatan kompetensi di mana setiap jurusan membawa solusi konkret atas masalah yang dihadapi warga lokal.

Di Kelurahan Naioni misalnya, dua jurusan berkolaborasi membawa teknologi yang berbeda:

Jurusan Peternakan: Mengedukasi warga mengenai pencegahan penyakit ternak, pembuatan probiotik, bokashi, hingga teknologi fermentasi batang pisang untuk pakan alternatif.

Jurusan Manajemen Pertanian Lahan Kering (MPLK): Membawa inovasi pembuatan asam humat serta pemanfaatan limbah organik agar memiliki nilai tambah ekonomis.

Sementara itu, Jurusan Kehutanan fokus pada mitigasi lingkungan lewat edukasi instalasi biopori untuk konservasi tanah dan air. Di sisi lain, Jurusan Perikanan berhasil menarik perhatian warga kota melalui pengenalan budidaya ikan dalam ember atau Budikdamber serta seni dekorasi Aquascape sebagai peluang usaha baru.

Kolaborasi Hijaukan Fasilitas Publik Kota Kupang

"Pendidikan bukan simbol kebanggaan semata, melainkan amanah untuk mengabdi. Ukuran keberhasilan mahasiswa bukan hanya nilai akademik, tetapi seberapa besar manfaat yang diberikan kepada masyarakat luas." — Rendy Sanggur, Ketua BEM Politani Kupang.

Pada hari kedua pelaksanaan, seluruh peserta dari 13 program studi melebur menjadi satu dalam aksi penghijauan kota. Berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) serta UPTD Pertanaman Kota Kupang, ratusan mahasiswa menanam tanaman hias pohon Bougenville dan Tabebuya.

Aksi penanaman ini menyasar sejumlah ruang terbuka publik dan jalur protokol di Kota Kupang, seperti:

Taman Tagepe

Jalur R.A. Kartini hingga kawasan Sasando

Taman Nostalgia (Tamnos)

Melalui gerakan ini, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Politani Kupang berharap budaya pengabdian ini tidak berhenti sebagai agenda tahunan, melainkan tumbuh menjadi identitas akademik yang berkelanjutan demi mendukung pembangunan Kota Kupang yang lebih hijau dan mandiri.

Penulis : Kordianus Lado

Berita Terkait