Jembatan Garuda Hadirkan Beribu Manfaat

Selasa, 08/09/2026 - 17:56
Jembatan Garuda Hadirkan Beribu Manfaat

Jembatan Garuda Hadirkan Beribu Manfaat

Klikwarta.com, Ponorogo - Empat Jembatan Garuda berjenis jembatan gantung telah selesai dibangun di Kabupaten Ponorogo. Keempatnya berada di Desa Sidoarjo (Kecamatan Jambon), Desa Mojomati (Kecamatan Jetis), Desa Jalen (Kecamatan Balong), dan Desa Bungkal (Kecamatan Bungkal).

Kehadiran jembatan-jembatan tersebut mampu menghadirkan beribu manfaat, baik bagi masyarakat maupun kemajuan desa. Di Sidoarjo misalnya, kehadiran Jembatan Garuda mampu menghapus kesulitan-kesulitan warga selama ini. 

"Sebelum ada jembatan, warga harus memutar lebih jauh jika mau ke wilayah sebelah, termasuk anak-anak yang mau berangkat sekolah dan warga yang mengangkut hasil panen, jika hujan dan banjir maka harus menunggu banjir reda lebih dahulu agar bisa lewat," kata Kepala Dusun Sidowayah Katimun di lokasi jembatan, Selasa (8/9/2026). 

Cerita sama juga terjadi di Mojomati, Jembatan Garuda sepanjang 70 meter dengan lebar 1,2 meter yang dibangun menjadi penghubung antara Kecamatan Jetis dengan Kecamatan Sambit.

Sebelum dibangunnya Jembatan Garuda, warga di sana harus bekerja keras untuk melakukan berbagai aktivitas sehari-hari.

 “Karena tidak adanya jembatan, selama ini warga harus memutar hingga sekitar 4 kilometer untuk menuju wilayah seberang. Dengan adanya jembatan kini akses menjadi jauh lebih cepat dan mudah,” kata Kepala Desa Mojomati Aang Budiantoro saat dikonfirmasi. 

Manfaat serupa juga terjadi pada Jembatan Garuda yang dibangun di Desa Jalen. Jembatan tersebut menghubungkan dua desa yang telah terpisah selama puluhan tahun, yakni Desa Jalen dan Dadapan, keduanya di Kecamatan Balong.

Selama ini, masyarakat di kedua desa harus menempuh jarak yang cukup jauh untuk beraktivitas sehari-hari. Terlebih ketika aliran sungai yang memisahkan kedua desa tidak memungkinkan untuk diseberangi.

“Kalau musim kemarau, warga sudah terbiasa beraktivitas dengan menyeberangi sungai. Namun, saat musim hujan dan debit air meningkat, kondisi tersebut menjadi kendala. Warga terpaksa memutar melalui jalan raya dengan jarak yang cukup jauh untuk beraktivitas, baik dari Desa Jalen menuju Desa Dadapan maupun sebaliknya,” kata Babinsa Jalen Sertu Erwin.
 
Kondisi yang sama juga dirasakan warga Bungkal. Sebelum Jembatan Garuda dibangun, warga di sana harus berjibaku dengan medan yang penuh risiko. Ketiadaan sarana penyeberangan memaksa warga menyeberangi sungai demi menjalankan aktivitas sehari-hari, mulai dari berangkat sekolah, bekerja, hingga mengakses fasilitas kesehatan.

“Kalau airnya dangkal masih bisa dilewati, tapi tetap sulit karena licin. Kadang ada yang jatuh. Anak-anak sekolah juga sering pulang ganti baju, karena baju yang dikenakannya basah atau kotor,” kata Hariyanto salah satu warga Bungkal.

Hariyanto menambahkan, kondisi menjadi jauh lebih berbahaya saat musim hujan tiba. Debit air yang meningkat disertai arus sungai yang deras membuat penyeberangan nyaris mustahil dilakukan. Akibatnya, warga terpaksa memutar beberapa kilometer melalui desa lain hanya untuk sampai ke tujuan. 

Sementara itu, Pjs. Kasiter Korem 081/DSJ Mayor Arm Timbul Moedjihartoyo menegaskan bahwa program Jembatan Garuda yang diinisiasi langsung Presiden Prabowo Subianto dan dilaksanakan oleh TNI AD merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam mengatasi masalah keterbatasan aksesibilitas masyarakat di berbagai daerah.

“Program ini adalah bentuk kehadiran negara untuk membuka akses yang selama ini terkendala maupun memberikan akses yang lebih mudah dan aman bagi masyarakat,” katanya usai meninjau keempat jembatan tersebut.

Pamen TNI AD itu mengungkapkan, peningkatan akses tersebut tidak hanya berdampak pada kelancaran aktivitas sehari-hari masyarakat, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan di berbagai sektor. 

“Kami melihat di berbagai daerah, kehadiran Jembatan Garuda ini mampu menggerakkan perekonomian, meningkatkan hasil pertanian, mempermudah anak-anak sekolah, hingga kemajuan bagi desa-desa di sekitarnya,” pungkasnya. (**) 

Berita Terkait