Tekan Angka Laka, Subdebpom V/1-4 Pacitan Gelar Sosialisasi Safety Riding dan Safety Driving di Kodim Pacitan

Jumat, 18/09/2026 - 21:28
Tekan Angka Laka, Subdebpom V/1-4 Pacitan Gelar Sosialisasi Safety Riding dan Safety Driving di Kodim Pacitan

Tekan Angka Laka, Subdebpom V/1-4 Pacitan Gelar Sosialisasi Safety Riding dan Safety Driving di Kodim Pacitan

Klikwarta.com, Pacitan - Dalam rangka menekan angka kecelakaan lalu lintas di lingkungan TNI AD, Subdenpom V/1-4 Pacitan menggelar kegiatan Sosialisasi Safety Riding dan Safety Driving di Aula Kopral Sigit Kodim 0801/Pacitan, Jl. Letjen Suprapto No. 42 Kelurahan Sidoharjo, Kec/Kab. Pacitan, Jumat (18/09/2026) pukul 08.35 s.d 10.35 WIB.

Kegiatan diikuti 40 orang personel dengan penanggung jawab Dansub Denpom V/1-4 Pacitan Kapten Cpm Soekardi Eko S.

Hadir dalam kegiatan antara lain Kapten Czi Suprapto Pasilog Kodim 0801/Pacitan, Kapten Inf. Totok Dwi Wahono Pasiops Kodim 0801/Pacitan, Kapten Cke Andig Arifianto Pasi Intel Kodim 0801/Pacitan, Letda Inf. Singgih Danton Yon TP 934 SBY Pacitan, Aipda Rofik Nur Efendi Anggota Sat Lantas Polres Pacitan, Yanuar Nurrohman Pelaksana Administrasi Tk. 1 Jasa Raharja Pacitan, Perwakilan anggota Kodim 0801/Pacitan, PNS dan Yon TP 934/SBY.

Rangkaian kegiatan diawali pembukaan, dilanjutkan sambutan Danpomdam V/Brawijaya yang dibacakan oleh Dansub Denpom V/1-4 Pacitan.

Dalam sambutannya disampaikan bahwa keselamatan berlalu lintas bukan sekadar mematuhi aturan, kelengkapan kendaraan dan surat-surat, melainkan cerminan dari disiplin, tanggung jawab, kepedulian dan budaya keselamatan setiap prajurit dan ASN TNI AD.

"Sebagai personel TNI AD kita dituntut memberikan contoh yang baik di tengah masyarakat. Disiplin harus tercermin tidak hanya di satuan tapi juga di jalan raya, baik kendaraan dinas maupun pribadi," tegasnya.

Disampaikan juga data evaluasi kecelakaan lalu lintas periode Januari s.d Agustus 2026 di lingkungan TNI AD secara keseluruhan tercatat sebanyak 24 kasus, dengan rincian korban 20 orang terdiri dari 8 orang meninggal dunia, 11 luka berat dan 1 luka ringan. Korban terdiri dari 1 Perwira, 12 Bintara dan 11 Tamtama. Penyebab mayoritas adalah human error atau kelalaian manusia dan kondisi kendaraan yang tidak siap.

Dalam paparannya, Kapten Cpm Soekardi menjelaskan bahwa Safety Riding dan Safety Driving adalah pola perilaku berkendara yang nyaman dan aman untuk melindungi diri sendiri maupun pengguna jalan lain. Tujuannya untuk meminimalkan risiko kecelakaan dan melindungi nyawa serta harta benda.

Adapun penekanan untuk seluruh personel:
- Pastikan kondisi fisik dan mental prima, jangan berkendara saat mengantuk/lelah.
- Pastikan kendaraan aman: rem, ban, lampu, spion.
- Gunakan helm standar SNI dan lengkapi dokumen.
- Patuhi rambu lalu lintas, utamakan keselamatan daripada mengejar waktu.
- Jangan menggunakan HP saat berkendara, hindari emosi dan agresif di jalan.

Kegiatan dilanjutkan materi dari Jasa Raharja oleh Yanuar Nurrohman yang menjelaskan tentang program Asuransi Kecelakaan Penumpang Umum (UU No. 33 Tahun 1964) dan Asuransi Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga (UU No. 34 Tahun 1964). Besaran santunan meninggal dunia sebesar Rp. 50 Juta, biaya perawatan maksimal Rp. 20 Juta, dan biaya penguburan Rp. 4 Juta jika tidak ada ahli waris. Ia mengimbau agar setiap kejadian laka segera dilaporkan ke Polres dan Denpom agar santunan cepat diproses.

Selanjutnya materi Safety Riding dari Sat Lantas Polres Pacitan oleh Aipda Rofik Nur Efendi yang menekankan pentingnya kondisi fisik-bugar, waspada lingkungan/cuaca saat hujan, jaga jarak aman, serta postur berkendara yang benar: mata fokus ke depan, bahu rileks, siku agak menekuk, tangan memegang handle dengan 4 jari, pinggul rileks, lutut menjepit tangki ringan, dan kaki standby di rem.

"Hal paling penting sebelum berkendara adalah fokus, berdoa dan selalu ingat keluarga menunggu di rumah," pesannya.

Sementara itu Dandim 0801/Pacitan melalui Pasiintel Kodim 0801/Pacitan Kapten Cke Andig Arifianto berharap melalui sosialisasi ini seluruh anggota semakin disiplin dan menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan, bukan sekedar kewajiban.

Pukul 10.35 WIB kegiatan selesai dengan tertib, aman dan lancar. (**) 

Berita Terkait